Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Aksi koboi jalanan yang menggemparkan warga terjadi di kawasan Pelabuhan Speed, Kampung Baru, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan Rabu (12/8/2026) sore kemarin.
Seorang pria yang mengendarai mobil berwarna hitam dengan nomor polisi KT 1795 ZD melepaskan tembakan ke tengah kerumunan warga di tepi jalan kawasan tersebut dan video aksi seperti di film action itu ramai beredar di media sosial hingga viral.
Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, pengemudi mobil berwarna hitam dengan nomor tampak mengabaikan keselamatan warga dengan aksinya.
Pelaku nekat meletuskan senjatanya di hadapan kerumunan massa yang berupaya menghentikan laju kendaraannya. Warga yang geram akibat tindakan arogan tersebut sempat melakukan pengejaran secara spontan, bahkan melempari bodi mobil dengan sejumlah benda saat kendaraan tersebut terus melaju kencang berupaya kabur dari lokasi kejadian.
Merespons laporan serta keresahan masyarakat akibat aksi koboi tersebut, Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Adrianto mengatakan pihaknya dari Polresta Balikpapan dan Polda Kaltim langsung bergerak cepat mencari pria pengendara mobil tersebut.
"Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) secara menyeluruh, mengumpulkan barang bukti digital berupa rekaman video dan kamera pengawas (CCTV), serta memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat insiden penembakan terjadi," kata Fauzan kepada Korankaltim.com Kamis (13/8/2026) hari ini.
Pergerakan cepat petugas membuahkan hasil. Terduga pelaku penembakan yang diketahui merupakan seorang pria dewasa berstatus sebagai mahasiswa berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.
"Saat ini kami masih melakukan pendalaman baik dari tersangka serta saksi," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Korankaltim, aksi koboi itu bermula saat pelaku yang merupakan mahasiswa berusia 26 tahun masuk ke arah yang berlawanan di Pelabuhan Speed Kampung Baru. Karena melawan arah, warga pun menegur namun teguran itu justru membuat pelaku panik dan lantas meletuskan senjata.
Selain meringkus terduga pelaku, pihak kepolisian juga turut mengamankan barang bukti berupa senjata yang digunakan dalam insiden tersebut. Dari hasil pendalaman awal di lapangan, senjata yang dipakai pelaku diketahui berjenis air gun, jenis senjata angin yang memakai gas bertekanan.
Kendati pelaku telah berada dalam tahanan namun aparat kepolisian menegaskan proses hukum tidak berhenti sampai di situ. Penyidik masih terus mendalami berbagai aspek penting terkait kepemilikan senjata tersebut, termasuk menelusuri izin legalitas serta peruntukan senjata air gun di tangan pelaku.
"Barang bukti diduga adalah senjata jenis air gun dan masih kami dalami juga terkait dengan legalitas maupun peruntukannya seperti apa," sebut Fauzan.
Hingga saat ini, motif pasti di balik aksi nekat pengemudi mobil menembaki kerumunan warga di Kampung Baru tersebut masih dalam tahap penyidikan mendalam oleh kepolisian. Polisi berjanji akan segera menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan terhadap saksi dan terduga pelaku rampung.
Editor: Aspian Nur




