Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya Bangsa

Koran Kaltim
24 Juli 2026
0 views
2 min
Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Dok. Setwan)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal menegaskan pentingnya rasa cinta terhadap budaya bangsa. Hal ini disampaikannya dalam rangka memperingati hari kebaya nasional yang jatuh pada Jumat (24/7/2026).

Dirinya mengatakan bahwa peringatan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2023.

"Momentum ini merupakan bagian dari melestarikan identitas bangsa, mendukung perajin lokal, dan mengenang peran perempuan dalam sejarah," ucapnya.

Ia menjelaskan, kebaya bukan sekadar helai kain atau pakaian tradisional biasa, melainkan simbol filosofis yang mencerminkan keanggunan, ketangguhan, dan kesederhanaan perempuan Indonesia. Dirinya juga menyampaikan, di tengah derasnya arus modernisasi dan masuknya budaya asing, kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur tidak boleh luntur. 

Menurutnya, kebudayaan nasional justru harus dijadikan sebagai benteng pembentuk karakter bangsa. Selain itu, kebaya juga memilikipotensi ekonomi kreatif yang lahir dari kelestarian tradisi berkebaya.  

"Ketika masyarakat terbiasa dan bangga mengenakan kebaya, secara otomatis roda perekonomian para perajin batik, tenun, dan penjahit lokal akan ikut bergerak," paparnya.

Saeful menegaskan, sinergi luar biasa antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi perajin kain, penjahit lokal, hingga pelaku UMKM.

Dia berharap, pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait dapat mengambil peran aktif dalam menanamkan pemahaman nilai sejarah dan kebudayaan kepada para siswa sejak dini. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.