Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Patroli

Motif Belum Diketahui, Seorang Pria Dianiaya Pakai Senjata Tajam di Teluk Lerong Samarinda Ulu

Adi Putra
13 Agustus 2026
0 views
2 min
Petugas kepolisian saat berada di TKP Penganiayaan (dok polsek Samarinda ulu)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA –Kasus penganiayaan terjadi di Jalan Siti Aisyah RT 28 Gang 15 Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda Rabu (12/8/2026) malam tadi sekitar pukul 21.30 WITA. 

Seorang pria berinisial RK jadi korban penganiayaan yang dilakukan AM, hanya saja sampai saat ini motif dan kronologi penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Polisi yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. RK kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Kapolsekta Samarinda Ulu AKP Asriadi mengakui adanya kejadian dan menjelaskan polisi juga telah mengamankan AM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

“Alhamdulillah untuk korban sudah kami bawa ke rumah sakit, pelaku juga sudah diamankan,” ujar Asriadi saat ditemui Korankaltim.com di Mapolsek Samarinda Ulu malam tadi. Asriadi mengatakan pihaknya belum dapat menyampaikan motif maupun modus dalam kejadian tersebut. Informasi itu masih didalami penyidik berdasarkan keterangan korban, terduga pelaku, serta pihak-pihak lain yang berkaitan. “Untuk sementara modus maupun motivasi dari kejadian ini masih kita dalami,” tambahnya. Kondisi RK hingga kini masih dalam pemeriksaan tim medis. 

Polisi belum dapat memastikan bagian tubuh korban yang mengalami luka karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter. 

“Yang utama sekarang kami bawa dulu korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Titik-titik mana yang menjadi luka nanti disampaikan dokter,” jelas Asriadi. 

Dalam penanganan awal kasus tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya senjata tajam yang diduga berkaitan dengan kejadian penganiayaan. 

Sementara AM saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Samarinda Ulu. Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian untuk mengungkap penyebab dan motif penganiayaan serta menentukan proses hukum selanjutnya. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

PatroliBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Patroli.