Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Pemprov Kaltim Siapkan Bantuan Pangan dan Alat Berat untuk Mahulu

Adi Putra
13 Agustus 2026
0 views
2 min
‎Wakil Bupati Mahulu, Suhuk. (Julika/Korankaltim.com).

Penulis: Julika Hengin

‎KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan dukungan bagi Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk menghadapi persoalan ketersediaan pangan dan kondisi akses jalan yang terdampak. Bantuan tersebut mencakup pangan untuk penanganan jangka pendek serta alat berat untuk penanganan infrastruktur dalam jangka panjang.

‎Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk kepada Korankaltim.com mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mahulu telah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kaltim terkait kondisi yang dihadapi masyarakat saat ini.

Untuk penanganan jangka pendek, Pemprov Kaltim menyatakan kesiapannya membantu kebutuhan pangan masyarakat Mahulu. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera didistribusikan ke Mahulu dalam satu hingga dua hari ke depan. ‎“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan mereka siap membantu karena Mahakam Ulu ini pertama untuk jangka pendeknya, untuk menangani sementara, mereka siap membantu pangan. Mungkin dalam satu dua hari ke depan itu akan didistribusikan ke Mahulu,” ujar Suhuk Rabu (13/8/2026) sore kemarin. 

‎Selain bantuan pangan, dukungan juga disiapkan untuk penanganan jangka panjang, khususnya berkaitan dengan akses jalan yang mengalami kendala. Pemprov Kaltim disebut siap membantu melalui penyediaan alat berat untuk menanggulangi sejumlah ruas jalan yang putus.

‎Penanganan tersebut terutama diarahkan pada akses jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Long Pahangai hingga Kecamatan Long Apari. ‎“Untuk jangka panjangnya, kemarin kita sudah berkomunikasi. Mereka siap membantu dengan alat berat. Alat berat mereka untuk menanggulangi jalan-jalan kita yang putus, khususnya di Kecamatan Long Pahangai sampai Kecamatan Long Apari,” paparnya.

‎Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Mahulu juga terus melakukan langkah untuk menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya melalui operasi pasar dan pasar murah. ‎”Kami dari pihak pemerintah daerah juga terus menggalang ataupun melakukan operasi pasar, operasi pasar sekaligus pasar murah. Harapan kita dengan adanya operasi pasar ataupun pasar murah ini bisa sedikit mengurangi ataupun bisa menambah stok sembako yang ada,” jelasnya.

Dukungan dari pemerintah provinsi dan upaya yang dilakukan pemerintah daerah menjadi bagian dari langkah bersama untuk menjaga kebutuhan masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika melakukan aktivitas berladang. Menurutnya, kondisi kemarau membuat api harus benar-benar diawasi agar tidak menimbulkan kebakaran.

‎“Memang sedikit bermasalah dengan sembako, tapi jangan lupa ini adalah musim kemarau. Pada saat kita berladang, api itu betul-betul dijaga,” tegasnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Berita Terkini.