Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

DPRD Bontang Dorong Tegaskan Anggaran Pengadaan Penunjang Pendidikan Harus Sesuai Rencana

Koran Kaltim
11 Agustus 2026
0 views
2 min
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Dok.Setwan)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTI.COM, BONTANG - Pemerintah kota (Pemkot) Bontang terus berkomitmen memastikan sektor pendidikan dapat dinikmati dan diakses oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, fasilitas penunjang seperti seragam, tas hingga sepatu yang dibutuhkan siswa untuk kegiatan belajar mengajar telah ditanggung sepenuhnya oleh pemerin.

Namun, hal ini juga perlu perhatian serius. Pasalnya, dibutuhkan pengawasan ketat agar seluruh anggaran yang telah dialokasikan terealisasi dengan tepat sesuai rencana.

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, mengatakan bahwa skema bantuan fasilitas penunjang pendidikan harus dikawal ketat mulai dari tahap perencanaan, pengadaan barang, hingga mekanisme pendistribusian ke sekolah-sekolah.

"Jangan sampai ada temuan siswa yang tidak mendapatkan bantuan itu, karena kebijakan ini sangat membantu pihak orangtua," katanya, Selasa (11/8/2026)

Ia menjelaskan, ketepatan waktu pembagian seragam dan perlengkapan sekolah sangat berpengaruh terhadap kesiapan para siswa dalam mengarungi tahun ajaran baru tanpa kendala.

Dirinya juga menyampaikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) harus melakukan pengawalan mulai dari proses lelang, pendataan hingga penyaluran barang.

Menurutnya, kualitas spesifikasi barang yang didistribusikan juga harus benar-benar layak pakai dan tahan lama saat digunakan siswa. Jangan sampai barang cepat rusak. "Jika cepat rusak, justru malah menambah beban anggaran lagi karena harus melakukan pengadaan untuk barang serupa," tuturnya.

Saeful menegaskan, pengadaan barang perlu memperhatikan secara detail spesifikasi bahan seragam, ketahanan tas, hingga kesesuaian ukuran sepatu agar bantuan tersebut memberikan manfaat maksimal.

Dia berharap, niat mulia pemerintah daerah dalam memastikan kenyamanan siswa menempuh pembelajaran mampu meningkatkan semangat dan prestasi anak-anak Kota Bontang. (Adv)

Editor: Aspian Nur

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.