Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Pemkab Kutim Gelar Salat Istisqa Panjatkan Doa Turunnya Hujan

Adi Putra
29 Agustus 2026
0 views
•2 min
Pelaksanaan saat istisqa sebagi bentuk ikhtiar turunnya hujan (Prokutim)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Pemerintah Kutai Timur (Kutim) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, serta masyarakat melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan di Halaman Kantor Bupati pada Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim kering yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Kekeringan mulai memberikan dampak di sejumlah wilayah, terutama terhadap ketersediaan air bersih, serta menimbulkan kekhawatiran bagi sektor pertanian dan perkebunan akibat pasokan air yang semakin menipis.

Pelaksanaan salat istisqa berlangsung khusyuk dengan diikuti ratusan jemaah dari berbagai unsur. Doa-doa dipanjatkan bersama dengan harapan hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, salat istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah teknis untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak kekeringan, termasuk membantu masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Berbagai upaya penanganan sudah terus kita lakukan di lapangan. Tentu tidak tinggal diam, seluruh unsur terus berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Ardiansyah.

Ikhtiar yang dilakukan tidak hanya melalui langkah-langkah teknis dan penanganan darurat. Di tengah keterbatasan manusia dalam menghadapi kondisi alam, doa menjadi bagian penting untuk memohon pertolongan kepada Tuhan.

“Hari ini kita bersama-sama menyempurnakan ikhtiar itu melalui doa. Kita memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Ardiansyah berharap hujan yang turun nantinya dapat kembali menyegarkan sumber-sumber air yang mulai mengalami penurunan debit serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Memberikan manfaat bagi pertanian, perkebunan dan seluruh kehidupan masyarakat.

“Kita berharap hujan segera turun untuk mengakhiri kekeringan dan memulihkan ketersediaan air,” katanya.

Melalui salat istisqa tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Salat istisqa bukan sekadar permohonan agar hujan segera turun, tetapi juga bentuk kepasrahan dan keyakinan setiap ikhtiar yang dilakukan dengan sungguh-sunggu baik melalui tindakan maupun doa agar memperoleh jalan terbaik.

"Semoga apa yang kita panjatkan dikabulkan. Semoga mendapatkan hujan yang berkah dan membawa kebaikan bagi seluruh alam,” tutup Ardiansyah. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.