Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Zona Pasar Pagi Mulai Dipetakan, Lantai 6–7 Khusus Grosir, Eceran Lantai 2–4

Koran Kaltim
7 September 2026
0 views
•2 min
Dialog antara pedagang,  Disdag Samarinda hingga Komisi II DPRD Samarinda mengenai penataan zona. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penataan pedagang di Pasar Pagi Samarinda kembali dibahas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama para pedagang.

Pembahasan difokuskan pada pembagian zona grosir dan eceran sekaligus kemungkinan penataan ulang posisi pedagang yang masih bertahan di lantai bawah.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Nurrahmani mengatakan, area grosir ditempatkan di lantai 6 dan 7, sedangkan aktivitas eceran dipusatkan di lantai 2, 3, serta sebagian lantai 4.

“Sudah sepakat semua lantai 6 dan lantai 7 itu adalah grosir. Yang pasti lantai 3, lantai 2, sebagian lantai 4 karena lantai 4 itu sebagian emas, adalah eceran,” urai Nurrahmani yang akrab disapa Yama.

Meski zonasi utama telah disepakati, skema bagi pedagang yang memilih bertahan di lantai bawah masih dimatangkan. Opsi pembagian sekat ruang bakal disesuaikan setelah rekapitulasi data jumlah pedagang yang membutuhkan penempatan.

Khusus area grosir di lantai 7, pelaku usaha dengan komoditas sejenis diperbolehkan berbagi lapak secara kolektif, dengan syarat identitas kepemilikan tetap terdata terpisah. 

Di samping itu, pedagang yang menilai lokasi usahanya saat ini kurang strategis diberi ruang untuk mengajukan perombakan posisi.

“Bisa jadi perombakan. Nanti ada yang mau pindah, misalnya yang di bawah merasa banyak tersebar-sebar, mau naik atas, bisa saja,” terangnya.

Dialog penataan Pasar Pagi dijadwalkan berlanjut rutin setiap Senin guna membedah beberapa poin aspirasi pedagang secara bertahap.

Mengenai kebutuhan fasilitas fisik seperti instalasi eskalator, penanganannya menjadi kewenangan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (DPUPR), serta Wali Kota Samarinda, Andi Harun untuk dikaji dari sisi teknis maupun anggaran.

“Yang pasti tuntutan itu kan sudah masuk ke PUPR,” tutupnya. (Adv) 

Editor: Erwin 

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.