Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Kesenian Tradisional Kutim Didorong Jadi Penguat Identitas Budaya dan Pariwisata

Adi Putra
11 September 2026
0 views
•2 min
Wabup Mahyunadi saat membuka kegiatan Bimtek Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional (Zulhamri/korankaltim.com)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Pelestarian kesenian tradisional dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kutai Timur (Kutim). Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional, Seni Tarsul, dan Teater yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. 

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan, keberagaman masyarakat Kutim merupakan kekuatan yang harus diimbangi dengan upaya menjaga kebudayaan daerah. Menurutnya, kesenian tradisional tidak cukup hanya dipertahankan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi perlu dikembangkan agar tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat. 

“Warisan budaya harus kita jaga, tetapi pada saat yang sama harus diberi ruang untuk tumbuh," ujarnya. Kesenian tidak hanya menjadi sesuatu yang dikenang lebih daripada itu, bisa terus berkembang dan memiliki manfaat bagi masyarakat. Pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. "Penguatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting yang harus berjalan bersamaan," ungkapnya. 

Mahyunadi menyebut pembangunan manusia harus mencakup berbagai aspek, mulai dari keimanan dan ketakwaan, akhlak, kecerdasan, kesehatan hingga prestasi. Karena itu, aktivitas seni menurutnya perlu tetap berada dalam koridor nilai moral dan agama. “Kreativitas dalam berkesenian tentu harus kita dukung. Asalkan kesibukan berkesenian membuat seseorang meninggalkan kewajibannya. 

Nilai agama dan pembentukan karakter tetap harus menjadi landasan. Aktivitas seperti menyanyi, menari maupun teater dapat menjadi sarana positif untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun karakter generasi muda. Keduanya dinilai tidak perlu dipertentangkan selama dikembangkan dengan memperhatikan norma yang berlaku di masyarakat. 

Kebudayaan sebagai salah satu modal penting dalam mendorong kemajuan pariwisata Kutim. Ia menyebut daya tarik wisata tidak hanya berasal dari keindahan alam, tetapi juga dapat dibangun melalui kekuatan budaya dan religi. “Kalau kita bicara pariwisata, alam memang penting, tetapi budaya juga punya kekuatan yang besar agar bisa menjadi daya tarik bagi orang untuk datang,” jelasnya. (adv) 

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.