Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sejak digulirkan pada 2014, PT Kideco Jaya Agung menjalankan Program Beasiswa Kideco Gemilang. Hingga kini, sebanyak 102 mahasiswa asal Kabupaten Paser telah menerima manfaat program tersebut untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tidak hanya memberikan akses untuk melanjutkan pendidikan, perjalanan sejumlah penerima menunjukkan bagaimana kesempatan tersebut kemudian berkembang menjadi pengalaman akademik, organisasi, hingga aktivitas sosial.
Dua di antaranya adalah Fathia Ghaida Tsuraya dan Muhammad Zair Baitil Atiq. Fathia merupakan mahasiswa Universitas Indonesia asal Paser sekaligus penerima Beasiswa Kideco Gemilang x CSR Paser periode 2023-2026.
Dukungan beasiswa tersebut diakuinya membantu dirinya lebih fokus menjalani perkuliahan sekaligus mendorong keinginan untuk memberikan manfaat bagi daerah asalnya. “Dukungan beasiswa sangat membantu untuk bisa lebih fokus menjalani perkuliahan, kami berkeinginan untuk memberikan manfaat bagi daerah asal kami, yakni Kabupaten Paser,” ujar Fathia, Senin (14/9/2026).
Selama masa studi, Fathia aktif mengembangkan pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, kemitraan, dan komunikasi.
Di luar itu, Fathia pernah menjadi fasilitator Focus Group Discussion (FGD) bersama perempuan nelayan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan komunitas pesisir. Ia juga membangun lebih dari 15 kemitraan atau MoU dengan organisasi komunitas. Perjalanan berbeda ditorehkan penerima Beasiswa Kideco Gemilang lainnya, Muhammad Zair Baitil Atiq.
Putra daerah asal Paser tersebut menyelesaikan pendidikan Sarjana Hubungan Internasional di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 2026 dengan IPK 4,00. Zair juga dinobatkan sebagai Best Graduate dengan IPK tertinggi di UMM. Selama menjalani perkuliahan pada 2022-2026, ia aktif mengembangkan kemampuan akademik, kepemimpinan, kewirausahaan, dan kontribusi sosial serta mencatat sejumlah prestasi nasional dan internasional.
Prestasinya antara lain Juara 1 Lomba Debat Nasional Eunonia Brawijaya 2024, Juara 2 Saudagar Dahlan Muda 2025, serta Juara 2 kategori Best Presentation Indonesian Foreign Policy Review Competition 2023. (adv)
Editor: Erwin




