Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Andi Harun Apresiasi Dedikasi Relawan, Percepat Penanganan Karhutla di Samarinda

Adi Putra
16 September 2026
0 views
•2 min
Relawan bersama petugas BPBD Samarinda ketika berusaha memadamkan karhutla. (Dok.BPBD Samarinda)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda tidak hanya mengandalkan kesiapsiagaan pemerintah dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat). Keberadaan barisan relawan turut menjadi pilar penting dalam mempercepat respons penanggulangan di lapangan. 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para relawan yang aktif mendukung petugas, mulai dari penerimaan laporan hingga proses pemadaman. “Makanya saya juga sangat bangga dan apresiasi saya sangat tinggi kepada relawan di Kota Samarinda, begitu banyak,” kata Andi Harun. 

Guna memastikan penanganan berjalan optimal, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menetapkan standar waktu respons. Untuk wilayah yang berada dalam jangkauan posko, armada ditargetkan tiba di lokasi maksimal 10 menit setelah laporan diterima. Sementara untuk kawasan pinggiran kota, batas waktu respons ditetapkan paling lambat 15 menit. 

Skema penanganan cepat tersebut berjalan efektif berkat koordinasi erat antara petugas dan relawan terdekat dari titik kejadian. “Dalam satu sampai dua jam, alhamdulillah kebakaran bisa dipadamkan,” ungkapnya. Di samping itu, Pemkot Samarinda menyiapkan skema Bantuan Kendali Operasi (BKO) antarkomando. Jika kapasitas pemadaman di tingkat kecamatan kewalahan, posko tingkat kota akan mendistribusikan tambahan personel serta peralatan ke lokasi terdampak. 

Penanganan karhutla di Samarinda juga mendapat sokongan penuh dari jajaran TNI dan Polri guna mengantisipasi lonjakan titik panas, serta titik api yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Oleh karena itu, Andi Harun berharap sinergitas antara Pemkot, TNI-Polri, relawan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas serta keselamatan lingkungan di Kota Tepian. “Kalau utilitas pemadam kita di posko, di kecamatan misalnya tidak cukup, maka kita melakukan BKO terhadap posko kota,” tandasnya. (adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.