Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Pemkot Samarinda Tata Kawasan Jalan Tarmidi, Komunitas Catur Dipastikan Tetap Dipertahankan

Adi Putra
18 September 2026
0 views
•2 min
Wali Kota Samarinda, Andi Harun ketika meninjau kawasan Jalan Tarmidi. (Dok.Pemkot Samarinda)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Jalan Tarmidi disiapkan untuk ditata ulang dan diperlebar. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda turut merancang pembenahan kawasan hingga ke Sungai Dama, mencakup penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) serta normalisasi sungai. 

Salah satu pekerjaan yang berjalan tahun ini, yakni November mendatang, meliputi normalisasi sungai di kawasan Pelita, tepatnya seberang Jalan Tarmidi. Penataan kawasan berlanjut pada 2027 untuk ruas di sepanjang jalan tersebut. Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan, pengerjaan fisik dimulai November tahun ini, terutama pengerukan di kawasan Pelita. 

“Ada beberapa yang akan kita selesaikan tahun ini, terutama normalisasi sungai. Nanti tahun depan berlanjut di sepanjang Tarmidi,” jelas Andi Harun usai meninjau lokasi baru-baru ini. 

Pengerjaan membentang dari ujung Jalan Tarmidi hingga koridor yang mengarah ke jalur tiga atau empat Sungai Dama. Lokasi ini turut masuk dalam skema pembenahan. Langkah tersebut diarahkan untuk melebarkan jalan, membenahi saluran drainase, serta menyediakan area terbuka hijau. “Supaya lebar jalan bisa bertambah. Kemudian ada trotoarnya dan ada ruang terbuka hijau,” ucapnya. 

Penataan kawasan dipastikan tidak menggeser aktivitas komunitas catur yang kerap berkumpul di area itu. Keberadaannya dinilai memiliki nilai sejarah tersendiri. Kendati demikian, kegiatan para pencinta papan catur ini akan dirapikan agar tetap menjadi titik kumpul warga tanpa mengganggu estetika kota. Sebab, Pemkot Samarinda berencana menyediakan fasilitas khusus yang terintegrasi dengan konsep kawasan. 

Dalam peninjauan tersebut, Andi Harun sempat berdiskusi langsung bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan warga setempat. Penataan itu diharapkan dapat tetap menjaga aktivitas komunitas catur sebagai bagian dari kehidupan kawasan, sekaligus membuat ruang publik di Jalan Tarmidi lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. “Ini akan kita pertahankan sebagai sesuatu yang bersejarah,” tandasnya. (adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.