Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Peringati Dies Natalis ke-64 dan Kukuhkan 7 Guru Besar, Unmul Tegaskan Komitmen Jadi Kampus Berdampak 

Koran Kaltim
24 September 2026
0 views
•2 min
Tujuh Guru Besar Universitas Mulawarman usai dikukuhkan dalam Rapat Terbuka Senat Peringatan Dies Natalis ke-64 Unmul di Samarinda (Foto: Yieli/Korankaltim.com)

Penulis: Yieli Desvin

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Universitas Mulawarman (Unmul) memperingati puncak usianya yang ke-64 dalam Sidang Senat Terbuka yang dirangkaikan dengan pengukuhan tujuh Guru Besar baru pada Kamis (24/9/2026). Peringatan ini mengusung tema besar Berkinerja Unggul, Inovatif, Produktif, Kompetitif, Harmoni, Berdampak.

Dalam orasi ilmiahnya, Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Abdunnur menegaskan pentingnya perubahan paradigma perguruan tinggi dari sekadar pusat pendidikan formal menjadi pusat solusi bagi permasalahan masyarakat dan pembangunan nasional.

Prof. Abdunnur menggarisbawahi kekuatan riset dan publikasi perguruan tinggi tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan akademis atau dokumen di perpustakaan.

“Kita tidak ingin riset berhenti pada publikasi. Riset harus melahirkan inovasi, inovasi harus menghasilkan solusi, solusi harus memberikan manfaat, dan manfaat itulah yang menjadi ukuran penting keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat,” tegas Prof.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kapasitas manusia di dalam kampus secara berkelanjutan.

“Universitas tidak hanya hadir di dalam ruang kelas dan laboratorium, tetapi hadir di tengah masyarakat. Tidak mungkin membangun universitas unggul tanpa membangun manusia-manusia unggul di dalamnya,”  lanjutnya.

Di tengah capaian prestasi mahasiswa Unmul yang melonjak signifikan di mana prestasi tingkat internasional naik drastis menjadi 247 mahasiswa pada tahun 2025 Rektor memberikan dorongan moral khusus kepada para mahasiswa.

“Kepada para mahasiswa, saya berpesan Jangan takut bermimpi besar. Jangan takut berkompetisi. Jangan takut mencoba,” imbaunya.

 “Manfaatkan kesempatan belajar, manfaatkan teknologi, bangun jejaring, kuasai bahasa asing, dan terus kembangkan kompetensi. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya membanggakan orang tua, tetapi juga membanggakan almamater dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”  pesannya.

Memasuki usia ke-64 tahun, Unmul menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan penggerak utama perubahan.

“Dari kampus di jantung Kalimantan, kita bangun keunggulan akademik. Dari kekayaan alam dan lingkungan tropis, kita kembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi. Dari Ibu Kota Nusantara, kita perluas kontribusi dan jejaring,” seru Prof. Abdunnur.

Ia memungkasi orasinya dengan mengimbau seluruh elemen Unmul mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni untuk terus bersatu dan berkolaborasi. 

“Jangan hanya menjadi bagian dari Universitas Mulawarman. Jadilah penggerak kemajuan Universitas Mulawarman. Setiap prestasi sekecil apa pun memiliki arti bagi kemajuan almamater,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.