Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Tawarkan Narkotika Lewat Media Sosial, Polres Kutim Lakukan Penyelidikan

Koran Kaltim
2 Agustus 2026
0 views
2 min
Kasat Resnarkoba Polres Kutim, Iptu Erwin Susanto. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Timur (Kutim) tengah mendalami dugaan praktik transaksi narkotika di sejumlah grup media sosial Facebook.

Kasat Resnarkoba Polres Kutim, Iptu Erwin Susanto, mengatakan pihaknya menerima informasi masyarakat terkait banyaknya akun media sosial yang secara terang-terangan menawarkan narkotika.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan metode pembelian terselubung. Petugas menyamar sebagai pembeli untuk memastikan apakah transaksi yang ditawarkan benar-benar terjadi.

“Kami sudah melakukan penyelidikan dengan cara menyamar sebagai pembeli,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Saat penyelidikan, petugas menghubungi beberapa akun yang aktif menawarkan narkotika. Salah satu akun langsung merespons dan meminta uang muka ditransfer ke rekening yang dikirimkan kepada petugas.

“Setelah uang ditransfer, pelaku tidak pernah mengirimkan barang yang dijanjikan dan akun yang bersangkutan langsung menghilang,” ujarnya.

Setelah dilakukan penelusuran digital terhadap foto sabu dan ganja yang dipasang pelaku sebagai alat promosi. Hasilnya, seluruh gambar tersebut diketahui merupakan hasil yang diambil dari internet dan bukan barang yang dikuasai pelaku.

“Seluruh foto yang dipasang ternyata gambar dari internet untuk meyakinkan calon korban,” tegas Erwin.

Modus tersebut tidak hanya menyasar masyarakat di Kutim. Dari hasil pemantauan, sejumlah akun serupa juga aktif di berbagai grup luar daerah. Pelaku sengaja memanfaatkan psikologis calon korban yang berniat membeli narkotika.

“Mereka meyakini korban tidak akan berani melapor karena takut berhadapan dengan proses hukum terkait penyalahgunaan narkotika,” tutupnya.

Editor: Erwin

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Berita Terkini.