Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Truk Bermuatan Patahkan Penutup Drainase, DPRD Bontang Desak Pengawasan Diperketat

Adi Putra
7 Agustus 2026
0 views
2 min
Anggota DPRD Bontang, Yassier Arafat (Rahmadani/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Sebuah truk muatan yang hendak menurunkan barang bawaannya ke coffee shop di Jalan Ahmad Yani, menyebabkan penutup drainase patah.

Kejadian ini mendapatkan perhatian dari Anggota DPRD Bontang, Yassier Arafat. Menurutnya, insiden tersebut mencerminkan masih lemahnya pengawasan terhadap aktivitas kendaraan bertonase berat.

“Beban kendaraan yang melebihi kapasitas struktur jalan maupun fasilitas pelengkapnya seperti trotoar jelas berisiko tinggi merusak infrastruktur publik,” katanya, Jumat (7/8/2026)

Ia menjelaskan, setiap kendaraan berat yang melintas maupun beraktivitas di area pemukiman dan kawasan bisnis perkotaan perlu diawasi secara berkala.

Trotoar merupakan fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat. Kegunaannya pun hanya untuk pejalan kaki, bukan aktivitas bongkar muat.

“Fasilitas trotoar dan penutup drainase pada dasarnya dirancang khusus untuk mengakomodasi akses pejalan kaki serta aliran air hujan, bukan sebagai tempat parkir ataupun jalur lintasan kendaraan berbobot besar,” tegasnya.

Menurutnya, ketika kendaraan berat secara bebas menggunakan bahu jalan dan trotoar sebagai area bongkar muat, kerusakan fisik pada penutup drainase menjadi konsekuensi yang tidak terelakkan.

Yassier menegaskan, rusaknya penutup drainase itu berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Warga yang melintas harus ekstra waspada agar tidak terperosok ke dalam lubang.

Dia berharap, seluruh pemangku kebijakan di Kota Taman dapat bekerja sama meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan bermuatan besar dan peristiwa serupa terjadi lagi ke depannya karena membahayakan keselamatan warga. (adv)

Editor: Erwin

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Berita Terkini.