Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Job Fair PPU Buka 250 Lowongan, Pencari Kerja Capai 655 Orang

Adi Putra
10 Agustus 2026
0 views
2 min
Job Fair yang dilaksanakan di Rabu (5/8/2026) lalu, diselenggarakan di Gedung Graha Pemuda, PPU. (Dinda/korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Sebanyak 655 pencari kerja (pencaker) mengikuti bursa kerja (job fair) yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Penajam Paser Utara (Disnakertrans PPU) pada 5-6 Agustus pekan lalu. Dari jumlah tersebut, tersedia sekitar 250 lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh 26 perusahaan peserta. 

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans PPU Eko Yulianto mengatakan, antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. "Hari pertama tercatat ada sekitar 440 pendaftar, sementara di hari kedua bertambah 205 orang. Jadi total pencari kerja yang terdaftar mencapai 655 orang," ujar Eko, Senin (10/8/2026). 

Namun terdapat perbedaan jika merujuk pada data absensi di masing-masing stan perusahaan. Pada hari pertama, jumlah kehadiran tercatat 497 orang dan hari kedua sebanyak 269 orang, sehingga total absensi mencapai 766. 

"Perbedaan angka ini terjadi karena satu orang pencari kerja bisa memasukkan lamaran ke beberapa posisi atau perusahaan sekaligus. Jadi, jumlah riil individu pencari kerjanya tetap 655 orang," jelasnya. Dari 26 perusahaan yang berpartisipasi, sektor perkebunan menjadi bidang yang paling banyak diminati pencaker. Setelah itu, minat juga terlihat pada sektor perhotelan, perbankan, dan ritel. 

"Di PT IHM (Itci Hutani Manunggal) saja pendaftarnya mencapai 95 orang. Sektor bank seperti BanKaltimtara juga tinggi, sekitar 28 hingga 30 pendaftar. Untuk sektor ritel rata-rata di atas 10 pendaftar," beber Eko. 

Mayoritas pelamar yang berpartisipasi dalam kegiatan ini merupakan lulusan tingkat SMA dan SMK. Pelaksanaan job fair sendiri bukan sekadar agenda formalitas, tetapi menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di PPU. Saat ini para pencaker mulai memasuki tahap wawancara di masing-masing perusahaan. Disnakertrans berharap seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi. 

"Harapan kami seluruh lowongan yang ada, yakni 250 posisi, bisa terpenuhi semuanya. Semakin banyak pencari kerja yang terserap, tentu angka pengangguran bisa semakin kita tekan," ucap Eko lagi. Mengenai data pasti tenaga kerja yang berhasil direkrut, Disnakertrans telah menyepakati batas waktu pelaporan bersama pihak perusahaan mitra. 

"Sesuai hasil technical meeting, kami beri waktu maksimal dua bulan kepada perusahaan untuk menyerahkan data hasil serapan tenaga kerja. Waktu dua bulan ini disesuaikan dengan SOP seleksi internal mereka. Data tersebut nantinya menjadi bahan laporan resmi kami kepada pimpinan," pungkasnya. 

Editor : Aspian Nur

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Berita Terkini.