Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM,TENGGARONG — Bersamaan dengan digelarnya Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis, kepengurusan baru Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara (PBSI Kukar) periode 2026–2030 dilantik Rabu (12/8/2026) malam tadi. M Aidil dipercaya memimpin organisasi olahraga tepok bulu itu sebagai Ketua Umum Pengkab PBSI Kukar yang mana dirinya dilantik oleh Sekretaris Umum PBSI Kaltim Risa Fahrizal di Gedung PBSI Kukar, Kompleks Olahraga Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Kejurkab sendiri diharapkan tidak sekadar menjadi agenda kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda bulu tangkis Kukar. Kejurkab menurut Aidil menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Dari ajang yang dilaksanakan 12 sampai 16 Agustus nanti mereka berharap lahir atlet-atlet muda yang mampu menunjukkan prestasi lebih tinggi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. “Harapan saya, semoga dari hasil kejuaraan ini menghasilkan bibit-bibit atlet muda kita yang bisa berbicara di tingkat yang lebih baik lagi. Bukan hanya di kabupaten, tetapi bisa ke provinsi.
Syukur-syukur bisa berbicara di tingkat nasional,” kata Aidil kepada Korankaltim.com disela acara malam tadi. Kejurkab juga diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun. Untuk Kejurkab kali ini diikuti sebanyak 146 orang peserta dengan 19 kategori dan berasal dari 16 klub.
Kesinambungan kompetisi sangat penting untuk menjaga proses pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding. Selain pembinaan atlet, Aidil menekankan pentingnya kekompakan dalam tubuh kepengurusan baru. Ia mengajak seluruh pengurus menyatukan visi dan misi dengan tujuan yang sama, yakni memajukan olahraga bulu tangkis di Kukar.
“Semua punya kesempatan, semua punya peran, dan semua bisa berjalan dengan baik serta berkoordinasi dengan baik. Dengan kompaknya kepengurusan, insyaallah target-target yang ingin kita capai sampai 2030 bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang sudah kami tetapkan,” sebutnya.
Satu fokus utama PBSI Kukar dalam periode kepengurusan baru adalah mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Untuk kebutuhan tersebut, PBSI Kukar masih melakukan pendataan terhadap atlet-atlet potensial, termasuk mereka yang tampil dalam kejuaraan daerah maupun agenda seleksi Porprov serta atlet Kukar yang saat ini berkarier atau berlatih di luar daerah. Persiapan tim bulutangkis Kukar menuju Porprov masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, terutama terkait pemusatan latihan atau training center (TC) yang hingga kini belum dilaksanakan. Karena itu, Kejurkab 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu sumber untuk menjaring sekaligus mempromosikan atlet potensial ke dalam persiapan tim Kukar menuju Porprov. “Kami berharap hasil Kejurkab ini juga bisa menjadi salah satu bahan untuk kita promosikan ke Porprov. Sebelum Porprov juga akan ada beberapa kejuaraan, sehingga nanti pada September kita akan melihat hasilnya,” jelasnya.
Meski persiapan masih terus dimatangkan, Aidil menegaskan PBSI Kukar tidak ingin sekadar hadir sebagai peserta dalam setiap kompetisi. Target prestasi menjadi semangat utama kepengurusan baru. “Kami tetap yakin dan terus berusaha. Mengikuti kejuaraan bukan hanya untuk menjadi penggembira. Kami ingin juga menjadi juara,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur




