Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berita Terkini

Pemkab Mahulu Salurkan 18,785 Ton Beras ke Kampung-Kampung di Long Pahangai

Adi Putra
25 September 2026
0 views
•2 min
Sebanyak 18,785 ton beras bantuan CPPD siap disalurkan ke kecamatan long pahangai dalam distribusi tahap empat, Jumat (25/9/2026) hari ini. (Foto: Julika/Korankaltim.com).

Penulis: Julika Hengin
‎
‎KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk masyarakat terdampak kemarau dan surutnya Sungai Mahakam.
‎
‎Penyaluran kali ini merupakan tahap keempat dan menjadi bagian dari upaya menghabiskan stok bantuan yang tersedia.
‎‎Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan mengatakan, distribusi tahap keempat masih difokuskan ke wilayah Kecamatan Long Pahangai.
‎
‎Sementara pada tahap berikutnya penyaluran bantuan akan diprioritaskan ke Kecamatan Long Apari.
‎“Ini tahap empat untuk menghabiskan bantuan. Sedangkan pangan provinsi yang ke Kecamatan Long Pahangai. Nanti tahap kelima akan fokus semua ke Kecamatan Long Apari,” kata Agus.
‎
‎Penyaluran tahap keempat ini melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mahulu.
‎‎Sebanyak 17 unit kendaraan digunakan untuk mendistribusikan 18,785 ton beras ke sejumlah kampung yang terdampak.
‎
‎Kampung yang menjadi sasaran distribusi meliputi Long Pahangai I, Long Pahangai II, Naha Aruq, Long Isun, Delang Krohong, Lirung Ubing, Datah Naha, Long Lunuk, Long Lunuk Baru, Long Pakaq, dan Long Pakaq Baru.
‎
‎Menurut Agus, mekanisme distribusi dilakukan dengan menyesuaikan kondisi kampung tujuan.
‎Sebagian bantuan akan langsung diantar ke kampung masing-masing, sementara sebagian lainnya terlebih dahulu dikumpulkan di titik logistik kecamatan sebelum didistribusikan lebih lanjut.
‎“Untuk Long Pahangai nanti ada beberapa kampung yang memang langsung diantar ke kampung masing-masing. Ada juga yang dikumpulkan dulu di titik logistik Long Pahangai, diterimakan ke kecamatan, baru didistribusikan ke kampung-kampung,” ujarnya.
‎
‎Agus menjelaskan, BPBD tidak menjadi pelaksana utama dalam penyaluran bantuan pangan tersebut.
‎‎Distribusi cadangan pangan provinsi dipimpin oleh instansi teknis terkait, sementara BPBD bersama Dinas Perhubungan berperan melakukan pengawalan agar bantuan sampai ke tujuan.
‎
‎“Kami pengawalan distribusi saja. Semua teknis nanti di DKPP karena memang ini cadangan pangan provinsi yang dibagikan. DKPP menjadi leading sector pendistribusiannya, sedangkan BPBD dan perhubungan melakukan pengawalan penyaluran,” jelas Agus lagi.
‎
‎Penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kemarau dan surutnya debit Sungai Mahakam yang memengaruhi distribusi logistik ke sejumlah kampung di kawasan hulu Mahakam.

Editor: Aspian Nur 

Tags:

Berita TerkiniBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Berita Terkini.