Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berkah Ramadan

Jajak Khas Kutai Kembali Favorit Saat Ramadan

Koran Kaltim
22 April 2021
2.4K views
2 min
Jajak khas Kutai yang dijual Dani selama bulan Ramadan (Heri/korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Bulan suci ramadan memberikan berkah tersendiri bagi sebagian pedagang di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, terutama bagi pedagang rumahan yang mengolah jajanan khas Kutai.

Ardani Bidan salah satunya yang merasakan berkah dari bulan suci Ramadan tahun ini. Pedagang Jajak Khas Kutai, sejak awal bulan puasa hingga kini terus dikunjungi konsumen setianya. Panganan khas kutai yang dijual-nya pun beragam, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari kios rumahan yang berlamat di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong ini sehingga tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya.

“Ia sebelum waktu berbuka tiba, jajak yang kami jual pasti sudah habis terjual, mulai jam 12 sampai jam tiga bahkan pernah sudah habis semua. Saya jualan di depan rumah saja,” kata Dani, sapaan akrab Ardani Bidan, kepada Korankaltim.com, Kamis (22/4/2021).

Dani mengungkapkan, selain memiliki cita rasa yang khas, panganan khas kutai yang dijualnya memang diproduksi dengan bahan-bahan alami dan tanpa menggunakan pemanis buatan. Selain itu juga harga yang ditawarkan kepada pembeli untuk satu kerat jajak khas kutai jenis apapun dihargai dengan enam ribu rupiah saja.

“Kebanyakan orang membeli memang untuk menemani santapan pembuka untuk berbuka puasa, karena memang mayoritas jajak yang kami jual disini ialah bernuansakan rasa manis, baik itu manis dari gula merah maupun manis dari gula putih. Berbuka-lah dengan yang manis kata nabi kita mensunahkan kan, hee,” sebut Dani lagi.

Ada empat varian jajak khas kutai yang dijualnya, yakni Jajak Putri Selat, Seri Muka, Amparan Tatak, Bingkak Tunu. Dalam satu wadah cetakan ada 10 kerat jajak dengan potongan berbentuk segitiga sama kaki.

“Alhamdulillah walau keuntungannya ada saja dan insyaAllah berkah, yang penting semua orang yang membeli senang dan bulan puasa bisa dijalani dengan penuh kebahagiaan,” tutup Dani.


Penulis: Muhammad Heriansyah

Editor: Aspian Nur

Tags:

Berkah RamadanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Berkah Ramadan.