Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Berkah Ramadan

Nyeker Run Meriahkan Malam Ramadan di Loa Tebu, Puluhan Bocil hingga Emak-Emak Ikut Lari

Koran Kaltim
15 Maret 2026
0 views
2 min
keseruan bocil hingga emak-emak turut serta meriahkan Nyeker Run ala Kelurahan Loa Tebu. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG — Suasana malam Ramadan di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, kembali semarak. Puluhan warga dari berbagai usia, mulai bocah cilik (bocil), remaja hingga emak-emak, antusias mengikuti Nyeker Run Session Kedua, Sabtu (14/3/2026) malam.

Kegiatan yang menjadi sesi pamungkas rangkaian Nyeker Run selama Ramadan 1447 Hijriah tersebut berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Warga memadati sepanjang lintasan untuk menyaksikan para peserta berlari tanpa alas kaki, sesuai konsep lomba yang unik dan sederhana.

Meski diselenggarakan secara swadaya oleh masyarakat setempat, kegiatan berlangsung lancar. Selain menjadi ajang olahraga ringan, Nyeker Run juga menjadi hiburan bagi warga sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Kelurahan Loa Tebu.

Antusiasme warga sudah terlihat sejak awal kegiatan. Para peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu bersemangat mengikuti lomba, sementara warga lainnya memadati sisi lintasan untuk memberikan dukungan dan sorakan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Nyeker Run yang sebelumnya telah digelar pada pekan awal Ramadan.

Pada pelaksanaan perdana yang berlangsung Sabtu malam (21/2/2026) lalu, lomba Nyeker Run juga mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Kampung, tepatnya di depan SDN 006 Loa Tebu, dimulai sekitar pukul 23.00 WITA hingga dini hari.

Pada edisi pertama tersebut, perlombaan diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP yang berdomisili di Kelurahan Loa Tebu. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp5.000 per orang. Tingginya minat masyarakat membuat panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih cepat agar perlombaan tidak berlangsung terlalu lama, mengingat kegiatan dilaksanakan pada malam hari selama Ramadan.

Dalam perlombaan tersebut, peserta kategori pelajar menempuh lintasan sepanjang 80 meter. Sementara kategori ibu-ibu yang digelar di sela-sela perlombaan utama menempuh jarak 50 meter.

Perwakilan panitia penyelenggara sekaligus tokoh pemuda Loa Tebu, Ary, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga untuk menghidupkan malam Ramadan dengan aktivitas positif.

“Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Ini murni kegiatan kampung, dari warga untuk warga,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan panitia lainnya, Gugun. Menurutnya, Nyeker Run bukan sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan sederhana bagi masyarakat.

“Kami ingin malam-malam Ramadan di kampung lebih semarak. Terima kasih kepada para sponsor yang semuanya tokoh masyarakat dan tokoh pemuda asli Loa Tebu. Berkat dukungan mereka, event ini bisa berjalan sukses,” katanya.

Dengan konsep sederhana namun penuh kebersamaan, Nyeker Run menjadi bukti bahwa kreativitas dan semangat gotong royong warga mampu menghadirkan kegiatan yang hangat, menghibur, sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah suasana bulan suci Ramadan.

Editor: Erwin

Tags:

Berkah RamadanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Berkah Ramadan.