Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

BREAKING NEWS: Tambahan 10 Kasus Kaltim Berasal dari Balikpapan, Paser dan PPU

Koran Kaltim
18 April 2020
8.7K views
2 min
Tangkapan Layar rilis virtual, Jubir Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, Sabtu (18/04/2020) petang.

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, mengumumkan penambahan 10 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Sabtu (18/04/2020) sebanyak 10 kasus. 

Penambahan itu, kata Andi, berasal dari Kota Balikpapan 1 orang, Paser 2 orang dan Penajam Paser Utara (PPU) 7 orang. Penambahan paling banyak terjadi di PPU, yang kesemuanya berasal dari klaster Gowa.


"Ini yang lakukan perjalanan bersama-sama secara rombongan ke Gowa. Untuk mengikuti acara Ijtima Dunia Zona Asia 2020. Rombongan ini berangkat pada tangal 23 Maret, menggunakan kapal laut. Dari klaster ini, total sudah ada 21 yang positif. Tertularnya kemungkinan besar pada saat di Gowa," ujar Andi dalam rilis virtual, melalui aplikasi Zoom, Sabtu (18/04/2020) petang.


Secara rinci, Andi membeber 7 orang tersebut masing-masing kode PPU5 laki-laki 45 tahun, PPU6 laki-laki 45 tahun, PPU 7 laki-laki 14 tahun, PPU 8 laki-laki 47 tahun,

PPU 9 laki-laki 32 tahun, PPU 10 laki-laki 20 tahun, dan PPU 11 laki-laki 43 tahun. 


"Mereka masing-masing memiliki keluhan demam, batuk, dan pilek. Kasus dirawat di RSUD Aji Putri Bontung Penajam Paser Utara," bebernya.


Dengan adanya penambahan ini, Andi mengatakan PPU belum masuk dalam kawasan zona merah. Pasalnya, kasus terkonfirmasi berasal dari luar daerah atau imported case. 

Namun demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari kegiatan berkumpul. Selain itu, bagi masyarakat yang merasa masuk dalam klaster Gowa untuk kooperatif dan mengikuti anjuran pemerintah, supaya penularan kasus bisa segera dihentikan.


"Jangan merasa sehat khususnya bagi klaster Gowa. Kami minta kerjasamanya untuk dilakukan pemeriksaan. Jangan merasa karena tidak ada keluhan, tidak mau diperiksa. Apalagi masih melakukan aktivitas bersama-sama. Ini yang mengakibatkan masa inkubasinya tidak selesai-selesai. Dan akan terus terjadi penularan. Ini akan tidak bisa terputus dan penularan akan terus terjadi. Patuhi anjuran pemerintah," tegas Andi.


Penulis : Rusdi 

Editor: M.Huldi

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.