KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, kembali mengumumkan penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 Kaltim. Per 24 April 2020, terjadi penambahan 11 kasus positif Covid-19 di Kaltim. Sehingga total kasus positif di Kaltim menjadi 85 kasus. "Positif penambahan 11 kasus, total 85 kasus. Menunggu proses 167 kasus," ujar Andi dalam rilis virtual Jumat (24/04/2020) petang.
Penambahan kasus positif, kata Andi berasal dari Balikpapan, Paser dan Kutai Barat. "Kutai Barat 7 kasus, 6 diantaranya dari Klaster Gowa. Lalu Balikpapan 1 kasus, dan Paser 3 kasus dimana 2 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa," papar Andi.
Selain penambahan kasus positif, terjadi penambahan pada kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) sebanyak 21 kasus. Terdiri dari Kutai Barat 6 kasus yang berasal dari Klastr Gowa, Samarinda 5 kasus, Balikpapan 9 kasus dan Bontang 1 kasus. "Untuk PDP di Bontang, merupakan seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, yang dilaporkan oleh Klinisi Medis RSUD Taman Husada Bontang. Pasien rutin berobat ke poli anak dengan penyakit epilepsy, Nekrotik syndrome, anemia, dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Pada 11 April, mengalami keluhan bengkak kaki serta memiliki gambaran broncopneumonia. Lalu 23 April kondisi pasien memburuk. Dan dilaporkan meninggal pada 23 april 2020," pungkas Andi.
Penulis : Rusdi
Editor: Desman Minang




