Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

Disebut Berstatus PDP, Satu Kasus Covid-19 Meninggal di RSUD AW Syahrani

Koran Kaltim
28 April 2020
8.2K views
1 min
Ilustrasi covid-19 ( Foto: Freepik)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kabar duka datang dari Samarinda. Satu kasus terkait Covid-19 dinyatakan meninggal. Kabar ini, dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih. 

"Iya (benar ada kasus terkait Covid-19 meninggal)," kata Ismed singkat, Selasa (28/04/2020) pagi tadi.

Sayang, Ismed tak membeber detail kasus tersebut. Apakah pasien terkonfirmasi positif atau tidak. Ia hanya memberi isyarat, Dinas Kesehatan akan memberikan keterangan resmi dan detail, melalui rilis yang akan dilakukan siang ini.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, korankaltim.com menghubungi Plt Direktur Utama RSUD Aw Syahrani dr David Masjhoer.

David yang saat dikonfirmasi mengaku tengah mengikuti rangakaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), juga membenarkan  kasus terkait Covid-19 yang meninggal di RSUD Aw Syahrani.

"Pasien dirawat dengan kelainan bawaan, diantaranya gagal ginjal. Saat rapid tes, hasilnya reaktif. Kami swab, belum ada hasil. Jadi pasien termasuk PDP (Pasien Dengan Pengawasan), meninggal karena gagal ginjalnya," ujar Davidi

Saat dikonfirmasi terkait identitas awal, David mengaku tak bisa menyampaikan karena bersifat rahasia.[*]


Penulis : Rusdi

Editor: Aspian Nur

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.