Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

8 Kasus Positif Baru Bentuk Klaster Perusahaan, Bontang Nyatakan Transmisi Lokal

Koran Kaltim
9 Agustus 2020
1.0K views
3 min
Ilustrasi (Foto: Tirto)

KORANKALTIM.COM, BONTANG- Tim Gugus Covid-19 Kota Bontang, mengumumkan penambahan 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Minggu (9/8/2020). Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang dr  Bahauddin mengatakan, penambahan 8 kasus positif baru tersebut, sekaligus mengonfirmasi adanya Transmisi Lokal di Kota Bontang. Bahkan, Bahaudin menyebut, 8 kasus ini juga akhirnya membentuk klaster penularan Covid-19 baru yang disebut Klaster Perusahaan.  

Sayang, Bahauddin dalam konferensi pers virtual mengaku belum bisa menyebut perusahaan mana yang dimaksud.

 Dikatakan Bahauddin, pada Minggu (9/8/2020) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bontang, menerima hasil pemeriksaan Polymere Chain Reaction (PCR), dari laboratorium yang menyatakan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus tersebut, kemudian diidentifikasi dengan kode BTG28. Kasus merupakan seorang laki-laki 27 tahun, karyawan sebuah perusahaan.

 Yang bersangkutan, memiliki riwayat perjalanan dari Samarinda pada 23 Juli lalu. Kasus juga melakukan reveral pengobatan, menggunakan kendaraan carter, dan menginap di salah satu hotel di Samarinda. Pada 24 Juli, lanjut Bahaudin, yang bersangkutan bertemu dokter rawat jalan di RS Abdul Wahab Syahrani (AWS) Samarinda. Lalu, 26 Juli, kakak pasien datang menemani selama perawatan di Samarinda. 28 Juli, pergi lagi melakukan pemeriksaan radiologi, dan pada hari yang sama setelah dari RS AWS, menginap di salah satu hotel di Samarinda, namun berbeda dengan hotel yang pertama. “Keesokan harinya, pasien pergi ke rumah keluarga di Samarinda Seberang. Sorenya pulang pakai travel, menuju ke rumah. Pada hari yang sama, malamnya menjalani prosedur rapid test dengan hasil non reaktif. Namun pada 30 Juli, mulai demam. 31 Juli masuk UGD dan dirawat. Hingga diambil sampel swab pada 2 Agustus, dan hari ini, hasilnya positif,” jelas Bahauddin.

 Sementara itu, Bahauddin juga mengatakan, dari Tim Covid-19 perusahaan swasta di Bontang melaporkan, ada 7 orang karyawannya terkonfirmasi positif dari hasil PCR di RS Pertamina Jakarta. Yang selanjutnya disebut BTG29, BTG30, BTG31, BTG32, BTG33, BTG34 dan BTG35. 

“Namun karena hal ini belum masuk laporan di provinsi, sehingga penambahan 7 pasien terkonfirmasi positif yang dilaporkan tim gugus Covid-19 perusahaan belum bisa rilis secara detail,” jelas Bahauddin. 

Melihat kondisi di perusahan tersebut dengan adanya kasus BTG29, menurut Bahauddin sudah jelas. “Kasus BTG29 kontak erat ternyata adalah positif. Kami mengatakan dengan berat hati bahwa sudah ada transmisi lokal, klaster baru yakni klaster perusahaan. Saat ini kami sedang melokalisir, meeting, dan mencari langkah-langkah apa yang akan diambil, agar tidak ada lagi penyebaran internal di situ. Dalam dua hari ini, kami kordinasi terus dengan pihak manajemen untuk ambil langkah-langkah strategis, guna menghindari penyebaran transmisi,” tandasnya.


Penulis : Cholisoh

Editor : Rusdi

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.