Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

BREAKING NEWS!! Pecah Bentrok, Kapolresta Balikpapan Tersungkur

Koran Kaltim
9 Oktober 2020
5.9K views
1 min
Kapolresta Balikpapan Kombespol Turmudi digotong anggotanya usai tersungkur karena kepalanya terkena benda keras yang dilemparkan massa. (Foto: Hendra/KoranKaltim.Com)

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) kembali terjadi di depan gedung DPRD Balikpapan. Barikade kawat berduri terpasang di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (9/10/2020).

Jumlah massa dari Balikpapan Bergerak (Barak) lebih besar dari aksi yang digelar pada 8 Oktober kemarin. Diperkirakan lebih dari seribu orang dan mereka mengenakan atribut berupa pakaian hitam.

Bentrok pecah ketika massa mencoba menembus barikade kawat berduri. Tembakan gas air mata diarahkan untuk membubarkan massa.

Kapolresta Balikpapan Kombespol Turmudi menjadi korban. Kepalanya terkena lemparan benda keras. Ia pun tersungkur dan segera dievakuasi personelnya.

"Kena lempar benda keras," kata Turmudi. Konsentrasi massa terpecah. Ada yang mengarah ke kantor Pos. Sebagian besar berlarian ke arah Masjid At Taqwa dan BRI.

Sementara gas air mata terus ditembakan aparat ke arah massa. Pasalnya, massa berupaya menduduki gedung DPRD Balikpapan.

"Kantor itu (DPRD) tidak boleh diduduki dan mereka maunya menduduki. Makanya kami bubarkan," pungkasnya.

Massa sebelumnya sempat ditemui Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Panrecalle dan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Bahkan pemerintah kota menyatakan mendukung aspirasi menolak Omnibus Law.


Penulis: Hendra
Editor : Rusdi

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.