KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Sinovac yang ada di Indonesia. Izin edar tersebut diumumkan melalui kanal resmi YouTube Badan POM RI.
Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito mengumumkan berdasarkan studi klinis fase ketiga vaksin Sinovac telah berhasil membentuk antibodi dalam tubuh sehingga bisa dikatakan efikesi vaksin di Bandung telah menunjukkan angka 65,3 persen. “Kami juga pertimbangkan hasil uji klinis yang dilakukan di Brasil dan Turki. Angkanya sudah sesuai dengan standar WHO yakni efikesi minimal 50 persen,” ujar Penny pada Senin (11/1/2021) sore.
Kepala BPOM Samarinda, Leonard Duma mengatakan pihaknya sudah mengetahui hal tersebut melalui Konferensi pers yang dilakukan BPOM RI. Pihaknya tentu akan mengikuti keputusan BPOM RI. “Kami adalah UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) BPOM RI. Jadi ya pasti kami ikuti,” tandasnya.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan




