Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

Video - BREAKING NEWS: BPOM Keluarkan Izin Darurat Peredaran Vaksin Sinovac

Koran Kaltim
11 Januari 2021
728 views
1 min
Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito saat mengumumkan izin edar vaksin Sinovac melalui kanal YouTube BPOM RI (Foto: Badan POM RI/ YouTube.com)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Sinovac yang ada di Indonesia. Izin edar tersebut diumumkan melalui kanal resmi YouTube Badan POM RI.

Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito mengumumkan berdasarkan studi klinis fase ketiga vaksin Sinovac telah berhasil membentuk antibodi dalam tubuh sehingga bisa dikatakan efikesi vaksin di Bandung telah menunjukkan angka 65,3 persen. “Kami juga pertimbangkan hasil uji klinis yang dilakukan di Brasil dan Turki. Angkanya sudah sesuai dengan standar WHO yakni efikesi minimal 50 persen,” ujar Penny pada Senin (11/1/2021) sore.

Kepala BPOM Samarinda, Leonard Duma mengatakan  pihaknya sudah mengetahui hal tersebut melalui Konferensi pers yang dilakukan BPOM RI. Pihaknya tentu akan mengikuti keputusan BPOM RI. “Kami adalah UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) BPOM RI. Jadi ya pasti kami ikuti,” tandasnya.

Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan



Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.