Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

BREAKING NEWS: Mandi Air Hujan, Bocah 8 Tahun Masuk Parit dan Hilang di Jalan Pasundan Samarinda Sore Tadi

Koran Kaltim
6 Maret 2023
1.3K views
2 min
Fatur (11) rekan korban saat menunjukkan titik dimana awal korban bernama Toriq (8) terjatuh ke parit Senin (6/3/2023) hari ini. (Foto: Nancy/Korankaltim.com)

Penulis: Nancy

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda Senin (6/3/2023) hari ini disambut gembira bocah yang bermukim di kawasan Pasundan, Kelurahan Jawa, kota Samarinda.

Namun siapa sangka, dibalik keceriaan bocah tersebut mandi air hujan, petaka justru menimpa Muhammad Toriq, bocah laki-laki berusia 8 tahun.

Saat asyik bermain hujan bersama tiga temannya pukul 15.00 WITA sore tadi, Toriq terpeleset masuk parit di Jalan Pasundan Gang Cempaka, RT.29, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu.

Awalnya menurut keterangan teman Toriq bernama Muhammad Fatur, dirinya bersama dengan Toriq dan dua rekan lainnya sedang bermain hujan, kemudian melihat Toriq terjatuh ke dalam parit hingga terbawa arus.

"Mainnya berempat, jam tigaan mainnya, saya lihat dia jatuh ke parit," kata Fatur saat ditemui di lokasi sambil menunjukkan titik temannya terjatuh.

Fatur langsung memberitahu warga sekitar dan orangtua Toriq. "Kami langsung kerumahnya kasih tahu orangtuanya," singkatnya.

Armiaty, ibu Toriq mengatakan ia baru mendapatkan kabar sekitar pukul 18.30 WITA. "Saya dapat info itu pas Mahgrib, memang tadi dia diizinin sama bapaknya boleh main hujan, tetapi jangan jauh-jauh. Tetapi, kadang gak dibolehin," kata Armiaty.

Ia pun tak mengetahui pasti bagaimana kronologis awal, tetapi dari informasi yang diterima anaknya tersebut terjatuh ke dalam parit saat bermain hujan. "Memang biasanya dia main disini sama teman-tamannya di Gang 7," tutupnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.