Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

BREAKING NEWS: Tongkang Batu Bara Tabrak Pilar Jembatan Mahulu

Koran Kaltim
23 Desember 2025
0 views
2 min
Posisi kapal ponton yang menabrak Jembatan Mahulu. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Insiden kecelakaan  terjadi di Sungai Mahakam, Selasa (23/12/2025) Sekitar Pukul 06.00 WITA pagi tadi, ketika sebuah kapal ponton pengangkut batu bara menghantam pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), tepatnya di kawasan Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga dan relawan yang berada di sekitar lokasi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kapal ponton kehilangan kendali saat melintas di bawah jembatan akibat kuatnya arus sungai. 

Kondisi tersebut menyebabkan kapal terbawa arus dan tidak mampu menghindari struktur jembatan, hingga akhirnya menabrak fender pengaman dan pilar jembatan dengan benturan keras.

Akibat kejadian itu, bagian haluan kapal mengalami kerusakan serius. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat bagian depan tongkang robek parah setelah menghantam tiang jembatan. Seorang relawan yang berada di lokasi menyebutkan bahwa benturan terjadi tepat di bagian muka kapal.

“Kondisinya cukup parah, bagian depan tongkang sobek setelah menghantam pilar jembatan,” ujar relawan tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi dari rekaman video, kapal ponton yang terlibat diketahui bernama M80-302. Tidak lama setelah insiden, kapal langsung ditangani dengan proses evakuasi menggunakan kapal tugboat untuk menarik ponton menjauh dari area Jembatan Mahulu.

Laporan dari Kapal KD 2018 yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa evakuasi masih berlangsung dan kerusakan pada tongkang tergolong berat.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi teknis terkait mengenai kondisi struktur jembatan serta dampak kejadian terhadap aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam.

Penyebab pasti kecelakaan dan langkah penanganan lanjutan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. Situasi di lokasi kejadian terus dipantau.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.