Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Breaking News

BREAKING NEWS: Kebakaran di SMP Negeri 2 Samarinda, Api Membesar dari Lantai Dua

Koran Kaltim
1 April 2026
0 views
2 min
Kobaran api dan asap hitam Tampak memumbung Tinggi di SMP Negeri 2 Samarinda. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM SAMARINDA — Suasana tenang setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP Negeri 2 Samarinda mendadak berubah jadi kepanikan pukul 15.30 WITA Selasa (1/4/2026) sore tadi.

Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua gedung sekolah di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Sungai Pinang itu, membuat para siswa yang baru saja bubar tiba-tiba berteriak saat melihat adanya kepulan asap dari arah ruang kelas.

Menurut informasi yang diterima Korankaltim.com dari para guru, kegiatan belajar telah selesai sekitar setengah jam sebelum kejadian atau sekitar pukul 15.00 WITA.

Sekolah dalam kondisi bersiap ditinggalkan para pendidik ketika suara teriakan siswa memecah suasana. Beberapa guru langsung berlari naik ke lantai dua untuk memeriksa sumber asap.

Sopyan, guru di sekolah tersebut termasuk satu diantara beberapa orang yang pertama melihat kondisi api dan mendengar teriakan siswa membuat para guru segera menuju lokasi. “Tiba-tiba anak teriak ‘asap-asap’, bilang begitu,” ujar Sopyan.

Sopyan mengaku sempat berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun tidak berhasil. “Saya lari lihat, coba bawa APAR tadi, cuma tidak sanggup,” katanya.

Api ternyata sudah membesar di dalam ruangan, jauh lebih besar daripada yang terlihat dari luar. “Api yang kelihatan di luar itu ternyata di dalam sudah besar, kaca sampai pecah semua,” tambahnya.

Dugaan sementara sumber api berasal dari sebuah ruangan kelas di lantai dua. “Indikasinya memang korsleting, tapi pastinya belum tahu,” kata Sopyan lagi.

Ia memastikan tidak ada siswa di dalam kelas saat api mulai muncul. “Anak-anak sudah pulang semua. Pas dilihat, asap sudah banyak dan api sudah besar,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan petugas pemadam kebakaran bersama relawan masih berupaya memadamkan api. Belum ada laporan korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan cukup besar. Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Breaking NewsBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Breaking News.