Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Citizen Journalism

Fakultas Pertanian Unikarta Siap Mencetak SDM Perkebunan Kelapa Sawit

Koran Kaltim
20 Mei 2019
1.6K views
3 min
Fakultas Pertanian Unikarta Siap Mencetak SDM Perkebunan Kelapa Sawit

KORANKALTIM.COM - Perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur telah membumi. Bahkan Kalimantan Timur saat ini telah  menggeser posisi beberapa daerah di Indonesia dalam  pengembangan perkebunan kelapa sawit seperti  Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Riau, bahkan Malaysia yang perkembangan kelapa sawitnya mulai meredup.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, luas areal perkebunan kelapa sawit mencapai 1.192.342 hektare yang terdiri dari 284.523 hektare sebagai tanaman plasma/rakyat, 14.402 hektare milik BUMN sebagai inti dan 893.417 hektare milik Perkebunan Besar Swasta hingga 2017. Sedangkan produksi TBS (Tandan Buah Segar) telah mencapai sebesar 13.164.310 ton di tahun yang sama.

Dari sejumlah perusahaan perkebunan besar swasta yang telah memeroleh izin pencadangan (izin lokasi) sementara ini yang telah beroperasi membangun kebun dalam skala yang luas ± 358 perusahaan. Areal pertanaman kelapa sawit yang cukup luas saat ini terpusat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Paser dengan serapan tenaga kerja mencapai 234.063 orang.

Ini belum termasuk yang bekerja di pabrik kelapa sawit (CPO) serta industri turunannya (Industri Hilir CPO dan KPO) seperti industri minyak goreng, minyak salad, sabun, margarin, kosmetik, dll.  

Hal tersebut menunjukkan prospek perkebunan sawit hari ini dan masa datang adalah Provinsi Kalimantan Timur. Namun demikian, menurut salah seorang pakar perkebunan pada saat memberikan kuliah umum di Fakultas Pertanian Universitas Kutai Kartanegara, lebih dari 80 persen serapan tenaga kerja perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur didominasi oleh tenaga kerja dari luar.

Itu juga dibenarkan oleh pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit pada saat sosialisasi dan peninjauan kurikulum perkebunan kelapa sawit berbasis KKNI oleh Fakultas Pertanian Unikarta dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Kartanegara dan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan, ada dua penyebab utama rendahnya serapan tenaga kerja lokal di sektor perkebunan kelapa sawit yaitu secara mental, calon tenaga kerja lokal belum siap untuk bekerja di kebun kelapa sawit dan rendahnya kompetensi keilmuan di bidang perkebunan kelapa sawit sehingga calon tenaga kerja yang direkrut selama ini harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu.

Berkenaan dengan hal tersebut, Fakultas Pertanian Unikarta siap menerima mahasiswa baru untuk program keahlian perkebunan kelapa sawit pada Tahun Akademik 2019/2020.

Mahasiswa akan dibekali kompetensi keilmuan berupa kemampuan pengetahuan dan keterampilan budidaya dan teknologi produksi tanaman perkebunan kelapa sawit, kemampuan pengelolaan pertanian organik, perbanyakan tanaman, perlindungan tanaman, pengeloaan panen dan pasca panen.

Termasuk teknik dan strategi pemasaran komoditas perkebunan, kemampuan konsultasi dan penyuluhan pertanian, resolusi konflik perkebunan, pembinaan mental, pengelolaan lingkungan dan limbah B3, pengelolaan pabrik dan pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit.

Untuk memperdalam kompetensi ini, mahasiswa juga akan diarahkan mengikuti program magang, pelatihan/kursus, dan mengikuti uji kompetensi/sertifikasi keahlian sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat pendamping ijazah.

Dengan pembekalan kompetensi ini diharapkan alumni Fakultas Pertanian Unikarta siap untuk masuk di dunia kerja khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.

Sehingga untuk mendukung program peningkatan SDM Pertanian di bidang perkebunan kelapa sawit ini, sangat dibutuhkan peran dari berbagai pihak termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit melalui penyediaan beasiswa dari dana Coorporate Social Responsibility (CSR) bagi lulusan SMA/sederajat yang ada disekitar perkebunan kelapa sawit beroperasi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. 


Kontak Person 

Dr. Ir. Thamrin, M.P. – 081319499683

Tags:

Citizen JournalismBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Citizen Journalism.