Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Harga sejumlah komoditas bahan pangan di Samarinda kembali normal, misalnya seperti cabai rawit yang kini dijual pada harga Rp30 ribu per kilogram.
Salah seorang penjual cabai di Pasar Segiri, Arifin mengatakan, biasanya, harga cabai rawit ini bisa tembus sampai Rp50 ribu per kilogram.
Sementara, untuk cabai merah besar masih tetap pada harga Rp50 ribu per kilogram, padahal normalnya berkisar Rp39 - Rp40 ribu per kilogram.
Untuk harga cabai keriting kata dia juga mengalami kenaikan menjadi Rp45 ribu per kilogram. Menurutnya, harga ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya mencapai Rp35 ribu per kilogram.
"Ada kenaikan di cabai keriting, naiknya Rp10 ribu dari harga normal," jelas Arifin.
Arifin mengaku tak mengetahui penyebab turunnya harga cabai rawit dan naiknya harga cabai keriting dan merah besar di pasaran. Bahkan, ia heran dalam cuaca yang panas saat ini biasanya harga cabai melambung tinggi karena faktor kemarau. Terlebih pada bahan pangan cabai rawit yang kerap dibeli masyarakat.
"Biasanya kalau kemarau malah naik, tapi ini justru turun, saya kurang paham kalau sudah begini," ungkapnya.
Dia mengatakan, harga cabai memang kerap naik turun, dalam beberapa pekan bisa saja harga cabai berubah tergantung kondisi cuaca.
Sebagai informasi, harga cabai rawit dalam skala nasional pada 2021 pernah mencapai Rp86.500 per kilogram, sedangkan pada 2022 harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu per kilogram.
Editor: Maruly Zainuddin




