Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Indonesia Paling Banyak Impor Beras dari Vietnam Sebesar 74,06 Persen, Sisanya dari Thailand

Koran Kaltim
17 Oktober 2023
533 views
2 min
Ilustrasi gudang beras. (Foto: Antaranews.com)

KORANKALTIM.COM - Negara Vietnam dan Thailand menjadi pemasok utama beras Indonesia setelah India memberlakukan restriksi ekspor beras sejak 20 Juli 2022 lalu.

"Tentu impor kita beralih ke negara lain, sehingga proporsi impor beras Indonesia terbesar berasal dari Vietnam dan Thailand," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti dalam jumpa pers Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta, Senin (16/10/2023).

Adapun untuk proporsi beras asal India pada September 2023 hanya sebesar 0,39 persen dari total impor beras. Sementara itu, impor beras dari Vietnam sebesar 74,06 persen, beras asal Thailand sebesar 24,35 persen, dan negara lainnya 1,2 persen.

Selain India, jelas Amalia, Bangladesh dan Rusia juga menerapkan restriksi ekspor beras. Namun dua negara tersebut bukan negara asal impor beras utama, sehingga tidak memberikan dampak bagi Indonesia.

"Kebetulan Bangladesh dan Rusia bukan negara asal impor beras utama Indonesia, sehingga restriksi itu tidak berdampak langsung terhadap kinerja atau proporsi impor beras Indonesia," paparnya seperti dilansir dari inilah.com pada Selasa (17/10/2023).

Namun tidak hanya beras, Amalia menerangkan India juga menutup ekspor komoditas gula sejak 1 Juni 2022. Oleh karena itu, kini pasokan gula Indonesia diperoleh dari Thailand sebesar 58,76 persen dan Brasil sebesar 39,41 persen. "Dari total impor gula Indonesia, proporsi paling besar impor gula berasal dari Thailand dan Brasil," ucapnya.

Amalia juga menjelaskan Libanon dan Pakistan juga menerapkan kebijakan larangan ekspor gula. Namun, restriksi dari dua negara tersebut tidak memengaruhi impor gula Indonesia.

"Indonesia tidak melakukan impor gula dari Libanon dan Pakistan, sehingga kebijakan larangan ekspor itu tidak berdampak langsung terhadap impor gula Indonesia," ucapnya.

Editor: Maruly Zainuddin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.