Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Kini Harga Beras Rp14 Ribu per Kg, Menteri Keuangan Ungkap Kenaikan Cukup Signifikan

Koran Kaltim
25 Oktober 2023
959 views
2 min
Ilustrasi penjual beras. (Foto: Dok.detik.com)

KORANKALTIM.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap saat ini harga beras telah naik cukup signifikan. Berdasarkan data yang dikutip dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan, harga komoditas pangan itu telah naik ke angka Rp 14.000 per kilogram (kg).

"Kita lihat tadinya level Rp 12.000, atau Rp 12.100. Sekarang sudah di Rp 14.000," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBNKITA edisi Oktober 2023, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat,Rabu (25/10/2023).

Sri Mulyani menyebut, kenaikan harga beras juga dialami oleh negara lainnya. Kenaikan harga beras, menurut Sri Mulyani disebabkan oleh masalah geopolitik, masalah iklim yakni el nino dan keuangan Amerika Serikat.

"Inilah situasi yang kita hadapi mempengaruhi komoditas, baik geopolitik. kondisi keuangan AS yang volatail dan juga karena perubahan iklim mempengaruhi komoditas pangan seperti beras," terangnya seperti dilansir dari detik.com.

Inflasi pangan pun disebut naik cukup tinggi. Pada Juni sampai September 2023 naiknya 3,6 persen. Padahal menurut dia, sebelumnya inflasi pangan itu mendekati nol atau deflasi. "Itu suatu tantangan di mana rumah tangga dan masyarakat terutama paling rentan dan miskin. Mereka paling tertekan akan kenaikan harga makanan," ucapnya.

Oleh sebab itu saat ini pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Pemenuhan itu dilakukan demi menjaga harga beras. Makanya jangan heran kalau skema impor menjadi pilihan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Editor: Maruly Zainuddin



Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.