Penulis: */Hendra
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan siap mengamankan produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Kalimantan dan kawasan timur Indonesia. Terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan Binsar Butar Butar menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dari stakeholder dalam pengamanan Nataru.
"Jadi kembali lagi kami mengumpulkan di sini agar kita bisa sama-sama berkolaborasi dalam menghadapi Nataru," kata Binsar saat olahraga bersama Readiness Pengamanan Nataru 2024 di Banua Patra, Jumat (15/12).
Menurutnya, Pertamina tidak bisa bergerak sendiri untuk pelayanan dan pengamanan produksi BBM termasuk LPG untuk kebutuhan Nataru. Diperlukan peran serta stakeholder termasuk Lurah, Camat dan masyarakat.
"Kita tahu bersama-sama baik itu di Kepolisian dan TNI ada Satgas Nataru, lalu kita juga ada Satgas Nataru. Kita sama-sama menjaga kondusivitas," ujarnya.
Binsar juga menyampaikan rencana Revamp Turn Around (perbaikan skala besar) kilang pada Februari 2024 mendatang. Revamp tersebut untuk mengoneksikan unit kilang eksisting dengan kilang yang baru dibangun.
"Untuk itu kilang akan setop operasi sebagian unitnya. Sekali lagi kami butuh dukungan terutama untuk pengamanan karena akan ada sekitar 28 ribu orang yang akan bekerja di saat bersamaan," jelas Binsar.
Pjs. General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto menambahkan, kilang memiliki berbagai macam alat detektor untuk mendeteksi gas, mendeteksi asam dan sebagainya.
"Tapi tentunya kami juga memerlukan bantuan dari masyarakat sekitar ring 1. Dengan menggunakan panca indra, masyarakat dapat melakukan deteksi dini dan memberikan informasi awal kepada kami," imbuh Anto.
Senada dengan Anto, Dirpamobvit Polda Kaltim Kombes Sugeng Utomo menyampaikan bahwa KPI Unit Balikpapan bukan hanya proyek strategis nasional saja, tapi juga merupakan urat nadi dari kehidupan masyarakat.
"Untuk itu momen seperti ini sangat perlu selalu diadakan untuk membuka komunikasi. Tidak harus formal," ucap Sugeng.
Sedangkan, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api ke arah kilang.
"Kami tentunya tidak dalam kapasitas menghalangi masyarakat untuk merayakan dan memeriahkan malam tahun baru. Namun kami mengharapkan dukungan untuk membantu mengingatkan masyarakat agar tidak merayakannya dengan aktivitas yang dapat membahayakan keamanan kilang," imbuh Chandra.
Untuk diketahui, olahraga bersama diawali dengan registrasi disertai pemeriksaan kesehatan dan pembagian starter kit. Kemudian dilakukan pemanasan sebelum melanjutkan jalan santai.
Selain Ditpamobvit, instansi pengamanan yang hadir pada kegiatan ini yaitu Kodam VI Mulawarman, Lanal Balikpapan, Lanud Dhomber Balikpapan, Polda Kaltim, Kodim 0905/Bpp.
Sementara dari instansi pemerintahan dihadiri Dinas Perhubungan Balikpapan, KSOP Kelas I Balikpapan, Satpol PP Balikpapan Serta Forkopimcam. (*)




