Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Terapkan Subsidi Tepat untuk Menekan Pengetap BBM

Koran Kaltim
24 Maret 2024
663 views
2 min
Pemberitahuan penggunaan Subsidi Tepat untuk kendaraan roda empat yang membeli Pertalite di SPBU. (Foto: Hendra/Korankaltim.com)

Penulis: Hendra

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Fitur Subsidi Tepat pada aplikasi MyPertamina merupakan sistem pencatatan pelat nomor kendaraan, khususnya roda 4 atau mobil. Pendataan dilakukan untuk memverifikasi kendaraan yang benar-benar berhak mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, baik Solar maupun Pertalite.

Area Manager Comm, Rels & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra mengatakan pemberlakuan Subsidi Tepat di Kota Balikpapan masih untuk Solar sebagai pembatasan.

"Kalau Subsidi Tepat untuk Pertalite di kota ini, pemberlakuannya hanya sebagai pencatatan," kata Arya, Minggu (24/3/2024).

Pencatatan tersebut untuk mengetahui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mana yang kedapatan melayani pemilik kendaraan melakukan pengisian Pertalite secara berulang-ulang.

"Jadi untuk mengetahui itu saja dulu," ucapnya.

SPBU yang kedapatan melayani pengisian Pertalite secara berulang kali ke kendaraan yang sama, maka dipastikan mendapatkan sanksi. Salah satunya adalah tidak mendapatkan jatah atau pasokan Pertalite selama 14 hari.

"Nah, itu bisa kita tindak seperti yang dilakukan di SPBU Coco Karang Anyar dan SPBU Gunung Malang. Kita berikan sanksi karena melayani kendaraan yang berulang-ulang mengisi Pertalite," sebutnya.

Sanksi tersebut diberlakukan selain sebagai bentuk pembinaan kepada pengelola SPBU, juga untuk menekan praktik pengetapan BBM untuk dijual kembali atau diecer dengan harga lebih tinggi.

"Karena kalau sudah ketahuan mengisi berulang-ulang, misalkan sehari 50 liter, besok 50 liter, dia mau kemana? Balikpapan-Samarinda pulang pergi kan gak mungkin," pungkasnya.


Editor: Maruly Z



Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.