KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Masih ada libur panjang atau long weekend di bulan Mei 2024 ini. Setelah tanggal 1 dan 9 Mei yang jatuh pada hari Rabu dan Kamis, tersisa satu tanggal merah atau hari libur lagi pekan depan yaitu tanggal 23 Mei hari Kamis, yang itu artinya bakal ada cuti bersama kembali dan bakal ada lagi long weekend.
Terkait hal, Unit Penyelenggara Bandar Udara Aji Pengeran Tumenggung (UPBU APT) Pranoto Samarinda berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada penumpang dengan mengupayakan tambahan fasilitas yang nyaman, termasuk menyiapkan penerbangan tambahan saat long weekend tersebut.
Bandara APT Pranoto Samarinda memproyeksikan peningkatan arus penumpang. Jika terjadi lonjakan penumpang, pihak bandara bekerja sama dengan maskapai untuk menambahkan pesawat tambahan atau extra flight sesuai dengan situasi arus penumpang.
Dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir di Mei 2024, Bandara APT Pranoto Samarinda mencatatkan total arus penumpang sebanyak 23.961 orang. Jumlah ini terdiri dari 14.060 penumpang yang tiba dan 9.901 yang berangkat. Dibandingkan dengan periode yang sama di April 2024, terjadi penurunan sekitar 20,7 persen di puncak arus mudik saat itu.
"Saat ini bandara masih mempertahankan fasilitas yang ada, namun berencana untuk menambahkan fasilitas baru yang masih dalam tahap pemrosesan. Kami berusaha untuk selalu meningkatkan kenyamanan penumpang," kata Kepala Seksi Teknik dan Operasi UPBU APT Pranoto Samarinda Dwi Muji dilansir dari antaranews.com Minggu (12/5/2024) pagi ini.
"Penurunan penumpang disebabkan oleh masih tingginya arus penumpang yang datang dari daerah lain dibanding yang berangkat," imbuh Muji.
Untuk mendukung mobilitas penumpang, Bandara APT Pranoto Samarinda dilayani oleh beberapa maskapai penerbangan, antara lain Batik Air, Super Air Jet, Lion Air, Wing Air, Citilink, dan Penerbangan Printis Susi Air. Rute penerbangan yang paling banyak diminati penumpang adalah ke Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, dan Makassar.
"Masyarakat yang akan melakukan penerbangan di Bandara APT Pranoto untuk membawa barang seperlunya dan tidak melebihi kapasitas yang ditentukan oleh maskapai," tegas Dwi Muji.
Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang oleh maskapai dan tidak menerima titipan barang dari orang yang tidak dikenal.
"Kami menyarankan penumpang untuk datang ke bandara empat jam sebelum keberangkatan atau minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan," pesannya.
Pihaknya juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa penerbangan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Samarinda dan sekitarnya.
Editor: Aspian Nur




