Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Tiket Pesawat ke Balikpapan Sulit Didapat dan Harganya Mahal, DPRD Harapkan Maskapai Lakukan Ekstra Flight

Koran Kaltim
13 Mei 2024
789 views
2 min
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (Foto: Dok.Bandarasamsbpp)

Penulis: La Eko

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Selain sulit didapat, harga tiket pesawat ke Balikpapan saat ini harganya sangat tinggi.

Hal itu pun mendapat sorotan dari  DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Nurhadi Saputra menjelaskan, maskapai penerbangan harusnya menambah penerbangan atau ekstra flight yang dipatenkan dan dipermanenkan.

Hal itu bukan tanpa alasan dilakukan karena seiring dengan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur, penerbangan ke Benua Etam terutama ke Balikpapan juga semakin banyak, apalagi  beberapa daerah lain yang dulunya yang memiliki bandara internasional sudah ditutup, contohnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dulunya pesawat dari Banjarmasin bisa langsung ke Kuala Lumpur, Malaysia atau Singapore, sekarang mau tidak mau transit ke Balikpapan sebelum melanjutkan penerbangan.

"Artinya ini menjadi masalah tersendiri. Saya berharap maskapai yang tak beroperasi seperti Sriwijaya dan Lion Grup dan Garuda bisa kembali beroperasi karena kehadiran IKN ini menjadi magnet tersendiri," ujar Nurhadi kepada Korankaltim. Com Senin (13/5/2024).

Mengenai pernyataan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang melarang aparatur sipil negara berangkat keluar Balikpapan jika tak membeli tiket Pulang- Pergi (PP) Nurhadi pun sepakat, bahkan hal serupa juga diberlakukan oleh  DPRD Balikpapan.

"Hanya saja saya juga bertanya -tanya ada perbedaan harga karena setiap masuk ke kota Balikpapan harganya agak mahal dan itu sangat terasa sekali lebih mahal tiketnya. Ini yang menjadi pertanyaan, apa yang membedakan," ucap Nurhadi.

Dalam hal ini pihak Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan belum berani terbuka apakah mahalnya tiket pesawat tersebut karena  pajak parkir pesawatnya yang mahal atau hal -hal lainnya.

"Harusnya terbuka apa yang membedakan kok tiket ke Balikpapan itu lebih mahal padahal fasilitas bandara  lebih bagus di Jakarta. Bahkan kami juga sempat meminta agar adanya perbaikan sarana prasarana di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan," tutup Nurhadi. 


Editor: Aspian Nur

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.