Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Gas Elpiji Tiga Kilogram Langka di Sangatta, Disperindag Kutai Timur Pantau Distribusi di Sejumlah Pangkalan

Koran Kaltim
12 Januari 2025
591 views
2 min
Stok gas LPG 3 Kilogram saat bongkaran di agen depan STC. (Foto: Istimewa)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Tabung gas Liquified Petroleum Gas (LPG) alias elpiji disejumlah pangkaran di Kota Sangatta, Kutai Timur, langka sejak beberapa hari terakhir.

Warga pun kesulitan mencari dan kalau pun ada harganya melambung tinggi. Puput, ibu rumah tangga di Sangatta mengaku stok gas di pangkalan maupun di toko sembako tak bertahan lama.

"Biasa kami kami beli warung kisaran harga Rp40 Ribu. Ada juga informasi di Bengalon harganya tembus Rp50 Ribu," kata Pupus  saat dikonfirmasi Korankaltim.com Minggu (12/1/2025) sore.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur menyebut terus memantau proses distribusi elpiji dari agen ke pangkalan.
Kadisperindag Kutim Nora Ramadhani didampingi Pejabat Fungsional (Jafung) Pengawas Perdagangan Achmad Dony Erviady langsung melakukan pemantauan di berbagai pangkalan area Sangatta Utara dan sekitarnya.

"Upaya mengatasi laporan terkait kelangkaan tabung gas LPG 3 kg di pangkalan maupun di pedagang pengecer," kata Nora hari ini.

Mereka memastikan ketersediaan stok gas tetap aman berdasarkan perhitungan pemakaian normal. Stok elpiji tiga kilogram diperkirakan cukup untuk beberapa bulan ke depan.

Terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan ditetapkan berkisar Rp22 Ribu hingga Rp27 Ribu sementara di tingkat pengecer warung sembako biasanya harga jual mencapai Rp38 Ribu hingga Rp40 Ribu.

“Kami sanrankan agar membeli langsung di pangkalan. Kami sudah arahkan untuk melayani pengguna rumah tangga untuk elpiji tiga  kilogram," tegasnya.

Mekanisme pembelian akan menggunakan KTP dengan aturan satu tabung per orang. Langkah ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan LPG 3 kilogram.

Adapun sejumlah pangkalan wilayah Sangatta Utara yakni, Pangkalan arifin di Jalan Apt Pranoto, Pangkalan Sinar Demak kawasan Teluk Lingga depan BRI.

Pangkalan M Yusuf di Gang Hidayatullah, Pangkalan Wardianto di Pasar Sangatta Lama. Pangkalan Wahyudin di Jalan Sepakat. Pangkalan Sukiman di area Perumahan Lembah Hijau.

Editor: Aspian Nur

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.