Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Menjelang Ramadan, Disperindagkop PPU Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Koran Kaltim
3 Februari 2025
321 views
2 min
Seorang pedagang menunjukkan bahan pokok di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: */Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Lonjakan harga bahan pokok menjadi masalah yang kerap di hadapi masyarakat saat Ramadan. Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi masalah ini, mengingat tinggal beberapa pekan lagi memasuki bulan puasa.

Kepala Disperindagkop PPU, Margono mengatakan, inspeksi kepada supplier menjadi langkah awal yang akan dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan komoditas yang diperlukan.

“Kami akan lakukan inspeksi ke supplier-supplier kami untuk memastikan apakah ada kendala atau tidak. Baik dari sisi distribusi maupun ketersediaan komoditinya,” ujarnya, Minggu (2/2/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap praktik spekulan yang dapat menyebabkan lonjakan harga yang tidak terkendali. “Kami juga memanfaatkan inspeksi untuk memastikan agar spekulan tidak bermain di pasar,” tandasnya.

Langkah lain yang akan diambil adalah penyiapan beberapa lokasi pasar untuk komoditas yang diprediksi rawan mengalami kenaikan harga. Hal ini diharapkan dapat menstabilkan pasokan barang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan.

Margono meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. “Kami ingin mengingatkan agar masyarakat tidak menimbun barang. Ketersediaan barang pasti ada, tidak perlu khawatir, dan yang terpenting pasar tetap stabil,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa para distributor yang mencoba memainkan harga dapat dikenakan sanksi tegas. “Kami berharap distributor tidak berspekulasi dengan harga, karena hal tersebut bisa ditindak,” tandas Margono. (*/kk)


Editor: Erwin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.