Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Dikeluhkan Masyarakat, Harga LPG 3 Kg di Samarinda Tembus Rp45 Ribu

Koran Kaltim
9 Februari 2025
459 views
2 min
Ilustrasi penjualan gas LPG 3 kg di eceran. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kota Samarinda menyebabkan lonjakan harga yang sangat signifikan, bahkan jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. 

Salah seorang warga yang tinggal di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Rusli (34), mengatakan bahwa kelangkaan tabung gas bersubsidi di Samarinda membuat harga melonjak tinggi, bahkan mencapai Rp45 ribu per tabung.

“Cukup mahal sekarang tabung gas, saya saja beli per tabung itu Rp45 ribu, jauh harganya kalau dibandingkan sama di pangkalan,” jelasnya.

HET gas LPG 3 Kg di Kota Samarinda berkisar Rp18 ribu per tabung, namun harga di tingkat pengecer bervariasi yang cukup jauh berbeda.

Sebagai salah satu penjual kue, Rusli mengatakan bahwa dirinya setiap dua hari sekali harus membeli gas tabung karena kebutuhan usaha. Sementara, di pangkalan dalam waktu satu minggu hanya dapat dua tabung.

“Nggak bisa, itupun antreannya panjang kalau mau beli di pangkalan, mau tidak mau saya harus beli di eceran dengan harga yang mahal, bahkan Rp45 ribu, ada juga saya dapat Rp50 ribu, itu pun susah carinya,” bebernya.

Menurutnya, kondisi ini akan merugikan dirinya yang seorang penjual kue atau wadai. Mengingat harga tabung gas yang sangat tinggi namun keuntungan penjualan juga tidak banyak.

“Saya jual wadai seribu satu wadai, tapi kalau harga gas tinggi mau saya jual berapa, sedangkan untung tidak seberapa,” tegasnya.

Selain itu, Silvina salah seorang ibu rumah tangga juga mengeluhkan pembelian tabung gas LPG 3 Kg yang sangat mahal. Ia mengaku trauma mengantre di pangkalan, pasalnya pernah mengantre tapi tidak kebagian. “Trauma saya mas, pernah antre panjang, nunggu lama tapi enggak kebagian,” tukasnya.

Dirinya berharap agar pemerintah bisa memberikan solusi yang tepat sehingga masyarakat tidak mengeluhkan distribusi gas LPG 3 Kg. 


Editor: Erwin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.