Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Ekspor Kaltim Turun 9,69 Persen di April 2025, Neraca Perdagangan Tetap Surplus

Koran Kaltim
2 Juni 2025
0 views
1 min
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana saat menyampaikan rilis (Foto: Istimewa)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Ekspor Kalimantan Timur mengalami penurunan pada April 2025. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, total nilai ekspor tercatat sebesar US$1,545 miliar, atau turun 9,69 persen dibandingkan Maret 2025.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana menyatakan bahwa penurunan ini disebabkan oleh lesunya performa ekspor di dua sektor utama, yaitu migas dan nonmigas.

“Ekspor migas tercatat sebesar US$125,08 juta, turun signifikan sebesar 18,80 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$1,42 miliar, juga turun 8,79 persen,” jelas Yusniar dalam rilis resminya, Senin (2/6/2025).

Sementara itu, nilai impor Kaltim justru mengalami sedikit peningkatan sebesar 1,96 persen dibandingkan Maret 2025, dengan total mencapai US$381,36 juta.

Rinciannya, impor migas turun 6,02 persen menjadi US$282,40 juta, namun impor nonmigas melonjak tajam sebesar 34,58 persen menjadi US$98,96 juta.

Meski ekspor menurun, neraca perdagangan Kaltim masih mencatat surplus sebesar US$1,16 miliar.

“Surplus ini sebagian besar ditopang oleh sektor nonmigas yang menyumbang surplus sebesar US$1,32 miliar, sementara sektor migas justru mengalami defisit sebesar US$157,32 juta,” tambah Yusniar.

Ia menambahkan kondisi ini menunjukkan masih kuatnya daya saing komoditas nonmigas Kaltim di pasar internasional, meskipun tekanan global terhadap sektor migas masih menjadi tantangan.

Editor: Erwin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.