Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Buka Mulai Besok, Restoran Timur Tengah Emado’s Tambah Jaringan di Samarinda dan Incar Pasar Kuliner Urban

Koran Kaltim
12 Juni 2025
0 views
2 min
Irani Yusita, Marketing Manager Emado’s menunjukkan salah satu menu andalan khas Timur Tengah saat sesi pengenalan produk jelang pembukaan gerai baru di Samarinda. (Foto: Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Jaringan restoran Emado’s Roasted Chicken membuka cabang barunya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 64 dan mulai beroperasi Jumat, (13/6/2025) besok.

Gerai ini menjadi bagian dari ekspansi bisnis yang memperluas kehadiran Emado’s di luar Pulau Jawa, khususnya kawasan urban yang dinilai memiliki daya beli kuat terhadap kuliner khas internasional.

Sebelumnya, Emado’s telah membuka gerai di Balikpapan, menjadikan Samarinda sebagai cabang kedua mereka di Kaltim dan ke-89 secara nasional.

Marketing Manager Emado’s Irani Yusita mengatakan, pembukaan cabang baru ini merespons permintaan konsumen yang cukup tinggi di kawasan Samarinda. 

Menurutnya, pasar kuliner di kota ini memperlihatkan ketertarikan terhadap cita rasa yang berbeda, termasuk makanan khas Timur Tengah.

“Banyak konsumen sudah mengenal produk kami dari cabang di Balikpapan atau kota lain, dan mereka mengharapkan Emado’s hadir di Samarinda. Kami mencoba menjawab kebutuhan itu,” ujar Irani kepada Korankaltim.com Kamis (12/6/2025) hari ini.

Emado’s dikenal sebagai jaringan restoran yang menyajikan makanan berbasis ayam panggang dan nasi rempah khas Timur Tengah seperti Nasi Mandhi, Kabsah, dan Biryani. Seluruh menu dirancang oleh Chef Emad Al Amad, pemilik sekaligus pendiri Emado’s, yang berasal dari Palestina.

Berbeda dengan restoran khas lainnya, Emado’s membawa identitas rasa dari Timur Tengah, namun tetap disesuaikan dengan preferensi lidah masyarakat Indonesia. 

Strategi penyesuaian menu dan pendekatan harga di kelas menengah ini dinilai sebagai salah satu cara mempertahankan daya saing di tengah pasar yang sudah kompetitif.

“Menu kami memang khas, tapi tidak asing untuk masyarakat lokal. Segmentasi yang kami sasar cukup luas, dari individu, keluarga, sampai kelompok besar,” ucap Irani.

Masuknya Emado’s ke Samarinda juga mencerminkan tren perluasan bisnis kuliner di luar kota-kota besar di Jawa. Kota Tepian tentunya dengan pertumbuhan kelas menengah dan kultur konsumsi yang terbuka terhadap produk global, dianggap cukup potensial untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Saat ini Emado’s telah beroperasi diberbagai kota di Indonesia, mulai dari Jabodetabek hingga wilayah Sulawesi dan Kalimantan. Di tengah ekspansi tersebut, perusahaan tampaknya masih fokus menggarap pasar domestik ketimbang menargetkan ekspor atau penetrasi luar negeri.

Meski tidak menargetkan pembukaan besar-besaran, Emado’s akan membuka gerai dengan penyesuaian kapasitas dan pilihan menu andalan.  "Kami harapkan ini dapat diterima masyarakat Samarinda dan menjadi makanan favorit mereka," tutup Irani.

Editor: Aspian Nur

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.