Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Jelang Iduladha, Pemkab PPU Gelar Operasi Pasar dan Pemantauan Harga

Koran Kaltim
17 Mei 2026
0 views
2 min
Pelaksanaan operasi pasar sembako di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam pada pagi hari, Minggu (17/5/2026). (Foto: Dok.Disprindagkop PPU)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar operasi pasar sembako menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Iduladha di dua lokasi berbeda pada Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam dan dilanjutkan ke Bangunmulyo, Kecamatan Waru.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, mengatakan dalam kegiatan operasi pasar pihaknya menggandeng Forum Kabupaten Sehat dan MBS Samarinda.

Melalui operasi pasar diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.

“Tujuannya untuk menstabilkan harga pasar, memenuhi kebutuhan masyarakat di PPU dan terutama menyambut HBKN Iduladha,” katanya.

Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membelu bahan pokok dengan harga murah, di antaranya beras SPHP seharga Rp63 ribu, tepung terigu Rp12 ribu, bawang merah Rp38 ribu per kilogram (kg), bawang putih Rp38 ribu per kg, telur Rp55 ribu dan minyak goreng Rp43 ribu.

Marliana juga mengakui, selain melaksanakan operasi pasar juga dilakukan monitoring harga ke pasar maupun distributor sebagai langkah pengendalian inflasi daerah. “Kami juga memonitor bahan pokok yang mengalami kenaikan harga,” jelas Marlina.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas di pasaran yang dijual saat ini bervariasi. Harga ayam berada di kisaran Rp34 ribu hingga Rp36 ribu per ekor. Ikan layang dijual Rp35 ribu, tongkol Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, udang Rp50 ribu, bandeng Rp35 ribu dan nila Rp38 ribu per kg.

Sementara itu, harga sayuran dan bumbu dapur antara lain wortel Rp20 ribu hingga Rp22 ribu, kentang Rp18 ribu hingga Rp20 ribu, cabai rawit merah Rp70 ribu, cabai keriting Rp50 ribu hingga Rp60 ribu, cabai teropong Rp60 ribu hingga Rp80 ribu, bawang merah Rp45 ribu, bawang putih Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, tomat Rp25 ribu, kol Rp14 ribu, timun Rp15 ribu hingga Rp18 ribu, dan kacang panjang Rp15 ribu per kg.

Marlina berharap para pedagang dapat menjual kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harapan kami ke depannya para pedagang menjual dengan harga HET atau harga yang sesuai dengan ketetapan pemerintah, sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.