Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Disbun Sebut Dipengaruhi Koreksi Harga CPO

Koran Kaltim
17 Juni 2026
0 views
2 min
Harga TBS kelapa sawit Kaltim dikabarkan menurun. (Foto: Istimewa)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan pada periode 1-15 Juni 2026. 

Koreksi harga tersebut terjadi seiring perubahan komponen pembentuk harga, terutama harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di pasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengatakan penetapan harga TBS telah dilakukan melalui rapat tim penetapan harga yang melibatkan perusahaan perkebunan anggota tim.

Untuk periode pertama Juni 2026, harga TBS tertinggi ditetapkan sebesar Rp3.403,83 per kilogram pada kelompok umur tanaman 10 hingga 20 tahun. Nilai tersebut lebih rendah dibanding periode sebelumnya sehingga berdampak pada pendapatan pekebun mitra.

Perubahan harga TBS tidak terlepas dari fluktuasi harga CPO dan kernel yang menjadi dasar perhitungan dalam formula penetapan harga.

“Penetapan harga dilakukan berdasarkan data realisasi yang disampaikan perusahaan dan dihitung sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Dalam perhitungan periode ini, harga rata-rata tertimbang CPO tercatat sebesar Rp14.224,67 per kilogram, sedangkan harga rata-rata tertimbang kernel sebesar Rp13.898,47 per kilogram. Adapun Indeks K yang digunakan dalam formula penetapan harga berada pada angka 89,48 persen.

Meski mengalami koreksi, Ahmad memastikan mekanisme penetapan harga tetap dilakukan secara transparan untuk memberikan kepastian kepada pekebun plasma maupun pekebun swadaya yang telah bermitra dengan perusahaan.

Ia berharap kondisi pasar sawit global dapat kembali membaik sehingga berdampak positif terhadap harga TBS yang diterima petani di daerah.

Keputusan harga TBS tersebut berlaku untuk transaksi pembelian tandan buah segar selama periode 1 hingga 15 Juni 2026 sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024. 

Editor: Erwin

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.