Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi

Ada 120 Ribu Orang di Kaltara Sudah Gunakan QRIS

Koran Kaltim
17 Agustus 2026
0 views
•2 min
(dokflip)

KORANKALTIM.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 120 ribu masyarakat di Kalimantan Utara (Kaltara) sudah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.

"Pertumbuhan penggunaan QRIS terlihat dari meningkatnya volume dan frekuensi transaksi," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara Agus Taufik melansir dari Antaranews.com Senin (17/8/2026) hari ini

Dari sisi volume terus meningkat, kemudian dari sisi frekuensi transaksi juga meningkat, disebabkan jaringan komunikasi dan telekomunikasi juga semakin mendukung. Semakin mudahnya akses internet dan layanan digital turut membuat QRIS lebih cepat diterima masyarakat. Penggunaannya tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu, tetapi mulai meluas hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Saat ini, BI terus memperluas penggunaan QRIS melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, perbankan, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bank swasta, hingga bank pembangunan daerah (BPD), katanya.

"Jumlah masyarakat yang sudah menggunakan QRIS sudah sekitar 120 ribu di Kalimantan Utara. Saya yakin ke depan akan semakin meningkat melalui berbagai promosi produk, kemudahan layanan dan kerja sama," papar Agus.

Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang paling cepat beradaptasi dengan pembayaran digital. Kebiasaan menggunakan e-commerce dan berbagai layanan digital membuat transaksi menggunakan QRIS semakin familiar.

"Generasi muda, milenial, gen Z ini semakin mudah beradaptasi terhadap layanan digital. Belanja sekarang menggunakan e-commerce, kemudian sistem pembayaran pun menggunakan kanal QRIS," jelasnya.

Namun, BI tidak ingin perluasan QRIS hanya menyasar generasi muda. Edukasi tetap dilakukan agar masyarakat dari berbagai kelompok memahami dan mampu menggunakan pembayaran digital. Meski transaksi digital diperkuat bukan berarti pembayaran tunai akan ditinggalkan. Transaksi tunai dan digital tetap dapat digunakan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Pembayaran tunai juga tetap kita dorong. Keduanya saling melengkapi. Digital terus kita kuatkan, bukan berarti sistem pembayaran tunai kita tinggalkan," pungkasnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

EkonomiBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi.