KORANKALTIM.COM - Cara seseorang berbicara juga berpengaruh pada platform digital sehingga wajar bagi setiap orang, tergantung usia dan gaya komunikasinya, untuk mengulang sejumlah kata di aplikasi percakapan populer dunia, WhatsApp .
Di antara mereka yang dewasa atau berusia di atas 40 tahun, mungkin ada satu kata yang diulang terus-menerus dengan ChatGPT juga Gemini mengungkapkan hal itu untuk menganalisis tren dan penggunaan bahasa diantara orang-orang dalam kelompok usia ini.
Kesimpulan utamanya mengarah pada istilah yang singkat, fungsional dan hampir umum yaitu kata "ok", karena ini adalah kata umum untuk orang dewasa di WhatsApp.
Baik ChatGPT maupun Gemini sepakat "ok" merupakan kata terpopuler bagi orang berusia di atas 40 tahun di WhatsApp karena versi ChatGPT, "ok" telah memantapkan dirinya sebagai kata favorit karena menjalankan beberapa fungsi penting dalam interaksi digital terkait mengonfirmasi, mengakhiri percakapan, menunjukkan persetujuan dan memungkinkan jadi penutup topik tanpa penjelasan lebih lanjut.
Nada netralnya ideal untuk lingkungan rumah dan kantor, karena tidak mengandung beban informal seperti emoji atau ekspresi lain yang populer di kalangan anak muda.
Tren ini bukan hanya muncul akibat maraknya pesan instan. "Ok," dengan variasi ejaannya yaitu "OK," "okay," "Ok", sudah menjadi formula standar dalam email dan pesan teks SMS jauh sebelum WhatsApp merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini telah terbawa dari konteks di mana singkatnya, tujuannya dan rasa hormat menjadi pilar komunikasi antar orang dewasa.
Kata "oke" telah menjadi semacam "stempel" konfirmasi bagi jutaan orang diruang obrolan. "Dalam banyak obrolan keluarga atau kantor, 'oke' berfungsi sebagai stempel 'Saya mengerti' atau 'sudah jelas', tanpa perlu kata-kata atau emoji tambahan," sebut ChatGPT melansir dari laman infobae Rabu (22/10/2025) hari ini.
Analisis dari Gemini juga menunjukkan kalau di WhatsApp, fungsi utamanya adalah konfirmasi dan tanda terima. Karena itu kata "ok" berada di urutan teratas. Bagi segmen populasi ini, menangani masalah praktis dan menutup percakapan secara efisien menjadi sangat penting mengingat melimpahnya informasi dan kecepatan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun "oke" mendominasi, kata dan ungkapan lain muncul berulang kali dalam percakapan WhatsApp antar orang dewasa . ChatGPT menyoroti kesamaan istilah seperti "terima kasih", "halo", "oke" juga "berkah" dan varian keagamaan seperti kata "Tuhan memberkati Anda", “sehat selalu”, terutama dalam lingkungan keluarga atau kelompok spiritual.
Gemini memberikan nuansa menarik: orang dewasa di atas 40 tahun umumnya cenderung menolak singkatan dan memilih bahasa yang lebih lengkap. Sementara orang yang lebih muda memilih akronim yang diadaptasi dari bahasa Inggris seperti LOL (laughing out loud/tertawa terbahak-bahak) atau ASAP (as soon as possible/secepatnya).
Penggunaan nama diri dan vokatif juga semakin populer. Kata-kata seperti "Ibu", "Ayah", "Anak Laki-laki", atau nama-nama orang terdekat sering muncul, mencerminkan sifat percakapan WhatsApp yang berorientasi keluarga untuk kelompok usia ini.
Editor: Aspian Nur




