Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Gaya Hidup

Cegah Sarkopenia dengan Makan Buah Ini

Koran Kaltim
24 Januari 2026
0 views
3 min
Buah plum kering yang memiliki manfaat besar untuk mencegah hilangnya massa otot. (infobae)

KORANKALTIM.COM - Kehilangan massa otot  atau yang biasa disebut sarkopenia, adalah proses alami dalam tubuh manusia yang memengaruhi baik orang yang kurang aktif maupun mereka yang berolahraga. Namun tingkat kerusakan maupun kecepatan terjadinya sarcopenia bergantung pada gaya hidup.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, kehilangan massa otot dimulai sekitar usia 30 tahun dan proses ini bertahap, bergantung pada beberapa faktor, seperti pola makan, aktivitas fisik dan perubahan hormonal. "Seseorang mulai kehilangan antara 3 dan 8 persen massa otot untuk setiap dekade kehidupan ," tulis artikel itu melansir dari laman infobae.com Sabtu (24/1/2026) hari ini.

Kalau ingin mencegah kehilangan massa otot, seseorang harus mempertimbangkan untuk memperbaiki pola makan dan berolahraga. Memprioritaskan asupan protein akan membantu menjaga kesehatan otot sementara olahraga akan memperkuatnya.

Ini akan membantu seseorang bergerak lebih mudah di masa depan, terutama di usia lanjut. “Meskipun sarkopenia memengaruhi hampir semua orang dewasa lanjut usia, penting untuk mempertimbangkan diet dan aktivitas fisik sebagai langkah utama yang berkontribusi untuk mengurangi dampak kondisi ini. Telah diamati diet sangat penting untuk menyediakan protein yang dibutuhkan untuk pembentukan otot, sementara aktivitas fisik, terutama latihan beban, mendorong perkembangan massa otot,” tulis mereka lagi.

Mengonsumsi makanan seimbang sangat penting di semua tahap kehidupan manusia, tetapi terutama jika ingin mencegah penyakit dan kehilangan massa otot.

Selain mengonsumsi protein, disarankan untuk menyertakan kacang yang kaya rasa dan khasiat bagi tubuh yaitu buah plum kering.

Satu diantara manfaatnya adalah peningkatan pencernaan, yang disebabkan oleh kandungan serat larut dan sorbitolnya yang tinggi, yaitu gula alami dengan efek pencahar ringan, yang mencegah sembelit dan meningkatkan pergerakan usus yang sehat.

Selain itu, buah ini juga merupakan sumber vitamin K, magnesium, dan boron, nutrisi yang mendukung pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat , sehingga berkontribusi pada pencegahan penyakit seperti osteoporosis.

Buah-buahan ini juga mengandung polifenol, yaitu antioksidan yang melawan stres oksidatif seluler, sehingga membantu mengurangi risiko penyakit kronis dan penuaan dini.

Kita bisa menggunakan buah prune sebagai pemanis alami dalam smoothie, terutama yang mengandung protein atau yang bertujuan untuk meningkatkan massa otot.

Pilihan lain adalah menyiapkan roti gandum dan menambahkan kismis sebagai topping manis. Hidangan penutup ini cocok untuk sarapan maupun untuk memuaskan keinginan akan makanan manis.

Kismis dapat dimasukkan ke dalam hidangan dengan daging domba, sapi, atau babi, dan bahkan digunakan untuk membuat saus sebagai pendamping hidangan protein hewani .

Selain itu, buah prune memungkinkan kita membuat selai buatan sendiri tanpa gula, yang ideal untuk sarapan atau makan malam.


Editor: Aspian Nur

Tags:

Gaya HidupBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Gaya Hidup.