Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Gaya Hidup

Yoga Pilihan Tepat untuk Tingkatkan Fleksibilitas

Koran Kaltim
29 Januari 2026
0 views
3 min
Yoga, olahraga yang mendorong peregangan progresif dan relaksasi otot. (ilustrasiinfobae)

KORANKALTIM.COM - Mobilitas memainkan peran sentral dalam kualitas hidup dan kesehatan terutama seiring bertambahnya usia. Mempertahankan rentang gerak yang memadai memungkinkan seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari dengan aman dan mandiri. Satu dari beberapa risiko utama yang terkait dengan hilangnya kemampuan ini adalah jatuh.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, sekitar satu dari empat orang dewasa lanjut usia mengalami jatuh setiap tahun  dengan sepuluh persen dari kejadian itu mengakibatkan cedera yang membatasi aktivitas setidaknya selama satu hari.

Dengan demikian, olahraga adalah alat fundamental untuk meningkatkan fleksibilitas, tetapi tidak semua aktivitas memiliki dampak yang sama pada fleksibilitas tubuh. 

Lari, praktik kebugaran yang paling tersebar luas diseluruh dunia, dapat menghasilkan kekakuan otot yang lebih besar dan menghambat gerakan yang lancar. 

Karena itu para ahli telah mengungkapkan disiplin olahraga lain seperti yoga, diposisikan sebagai alternatif yang lebih efisien.

Melansir dari laman The Independent Kamis (29/1/2026) hari ini, penelitian terbaru menunjukkan yoga merupakan pilihan yang lebih efisien untuk meningkatkan fleksibilitas. Studi menunjukkan berlatih disiplin ini dua kali seminggu menghasilkan peningkatan kinerja fisik yang nyata hanya dalam beberapa bulan.

Instruktur yoga dan Pilates Eropa, Shannon Nichols menjelaskan peregangan statis yang merupakan ciri khas kelas tradisional, sangat efektif untuk meningkatkan fleksibilitas . Gerakan-gerakan ini terdiri dari menahan postur tertentu cukup lama untuk merasakan peregangan, disertai dengan pernapasan yang terkontrol.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Strength and Conditioning Research menganalisis orang dewasa yang berpartisipasi dalam sesi peregangan selama 10 minggu, dan mengamati peningkatan signifikan dalam rentang gerak beberapa sendi. 

Hasil serupa juga ditemukan dalam penelitian sebanding yang membandingkan peregangan dengan rutinitas konvensional dan juga menunjukkan aspek positif dari praktik ini.

Efek ini dikaitkan dengan kombinasi postur yang dipertahankan, gerakan terkontrol dan teknik pernapasan yang mendorong relaksasi otot dan peregangan progresif.

Selain itu latihan yang konsisten membantu mengurangi kekakuan dan mencegah cedera, menjadikannya pilihan yang direkomendasikan oleh para profesional kesehatan dan olahraga bagi mereka yang ingin meningkatkan jangkauan gerak dan menjaga mobilitas dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, sementara berlari cenderung memperkuat dan mengencangkan kelompok otot tertentu, para ahli menekankan kalua yoga mendorong peregangan dan rentang gerak secara keseluruhan, menawarkan alternatif yang mendukung mobilitas komprehensif.

Para ahli menyarankan untuk melakukan latihan ringan, seperti yoga, peregangan, tai chi atau Pilates setidaknya dua kali sehari untuk perbaikan. 

Menurut ahli fisiologi olahraga Katie Lawton, kuncinya terletak pada konsistensi daripada intensitas. UC Davis Health merekomendasikan sesi peregangan selama 20 hingga 30 menit beberapa kali seminggu, dengan menahan setiap pose setidaknya selama 30 detik.

Yoga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap orang. Sebagian besar merekomendasikan untuk memulai dengan sesi yang dipimpin oleh instruktur bersertifikat yang memungkinkan seseorang mempelajari teknik yang benar dan menghindari cedera. Mengenai frekuensi, berbagai panduan menyarankan untuk berlatih yoga setidaknya dua atau tiga kali seminggu untuk mendapatkan manfaat yang nyata dalam fleksibilitas, kekuatan, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Sesi dapat berlangsung antara 30 dan 60 menit , tergantung pada tingkat pengalaman dan tujuan individu.


Editor: Aspian Nur

Tags:

Gaya HidupBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Gaya Hidup.