KORANKALTIM.COM - Pada akhir tahun 2025 lalu, Google mengambil langkah tegas untuk menjembatani kesenjangan berbagi file antara Android dan ekosistem Apple.
Integrasi Quick Share dan AirDrop, dua fitur paling populer untuk transfer file instan, mengantarkan era baru yang bertujuan untuk memfasilitasi interoperabilitas antar platform dan menghancurkan hambatan historis.
Meskipun prosesnya dimulai secara terbatas, tujuannya adalah agar semakin banyak perangkat Android yang dapat menikmati kemajuan ini.
Langkah pertama menuju kompatibilitas antara Quick Share dan AirDrop bukanlah hal yang mudah. Awalnya, fitur ini hanya tersedia di Pixel 10, yang merupakan keterbatasan signifikan bagi pengguna Android lainnya.
Mereka yang tidak memiliki model ini harus terus menggunakan solusi alternatif seperti LocalSend atau aplikasi transfer file besar lainnya.
Meskipun Apple tidak berkolaborasi, Google berhasil mengambil langkah pertama dalam menghilangkan salah satu hambatan historis antara Android dan lingkungan Apple, meletakkan dasar bagi interoperabilitas yang lebih luas antara kedua sistem tersebut.
Melansir dari tech.com Senin (9/2/2026) hari ini, pergeseran menuju kompatibilitas yang lebih besar tidak berhenti pada Pixel 10. Menurut informasi dari Android Authority, interoperabilitas antara Quick Share dan AirDrop akan meluas melampaui seri Pixel 10 ke lebih banyak perangkat Android tahun ini. "Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memperluasnya ke seluruh ekosistem, dan akan ada pengumuman menarik segera," kata Eric Kay, Wakil Presiden Bidang Teknik Android Google.
Google bukanlah satu-satunya perusahaan yang menunjukkan minat untuk memperluas fitur ini. Produsen lain juga mulai memberi sinyal kompatibilitas dengan Quick Share dan AirDrop. Belum ada konfirmasi dari Nothing mengenai pengembangan integrasi ini, sementara Qualcomm juga mengisyaratkan bahwa ponsel dengan prosesor Snapdragon akan menyertakan fitur ini.
Tujuan utama dari kompatibilitas Quick Share dan AirDrop melampaui sekadar menyediakan solusi teknis untuk transfer file.
Ini merupakan pernyataan niat tentang bagaimana pasar teknologi berupaya menghilangkan hambatan yang diberlakukan oleh Apple dan menawarkan kepada pengguna Android alat yang lebih sederhana, lebih universal, dan lebih efisien untuk berbagi foto, video, dan semua jenis file.
Perluasan Quick Share dan AirDrop dalam ekosistem Android menandai awal dari tahap baru dalam konektivitas seluler, di mana interoperabilitas dan kemudahan penggunaan menjadi prioritas bagi pengguna dan produsen.
AirDrop adalah fitur eksklusif Apple yang memungkinkan pengguna mentransfer file dengan cepat antara iPhone, iPad dan Mac tanpa kabel atau aplikasi tambahan. Fitur ini menggunakan kombinasi Bluetooth dan Wi-Fi untuk membangun koneksi langsung antara perangkat yang berdekatan.
Untuk mengirim file, pengguna cukup memilih opsi berbagi AirDrop dan memilih perangkat penerima dari daftar. Penerima akan menerima pemberitahuan untuk menerima atau menolak transfer. Jika mereka menerima, file akan ditransfer secara instan dan dienkripsi, sehingga menjamin privasi dan keamanan .
AirDrop sangat berguna untuk berbagi foto, dokumen, atau tautan dalam situasi di mana tidak ada koneksi internet, karena hanya membutuhkan kedua perangkat untuk mengaktifkan fungsi nirkabel dan berada dekat satu sama lain.
Editor: Aspian Nur




