Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Gaya Hidup

Dengan Enkripsi Pesan yang Baru, Gmail Kini Bergaya Seperti WhatsApp

Adi Putra
11 April 2026
0 views
3 min
Ilustrasi

KORANKALTIM.COM - Gmail telah mengintegrasikan enkripsi ujung-ke-ujung ke dalam aplikasi selulernya untuk Android dan iOS , yang berarti email kini memiliki perlindungan ekstra selama pengiriman dan penerimaan data dari orang lain.

Namun ini bukan berarti sebelumnya pesan-pesan tersebut tidak terlindungi karena sejatinya enkripsi ujung-ke-ujung menambahkan lapisan keamanan ekstra dan hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi pesan, bahkan server Google sendiri pun tidak dapat melakukannya.

Perlu diingat, mekanisme privasi yang sama digunakan di WhatsApp, dimana pesan juga dienkripsi ujung-ke-ujung dan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima.

Enkripsi ujung-ke-ujung di Gmail melindungi pesan Anda sehingga hanya Anda dan orang yang Anda kirimi pesan yang dapat membacanya. Hal ini tercapai karena konten email dienkripsi segera setelah meninggalkan perangkat Anda dan hanya didekripsi saat sampai ke penerima, mencegah pihak ketiga, termasuk server Google, mengakses pesan tersebut.

Jika penerima juga menggunakan aplikasi Gmail, mereka akan menerima pesan terenkripsi seperti email lainnya di kotak masuk mereka. 

Jika orang lain tidak memiliki Gmail, mereka tetap dapat membuka dan membalas pesan dengan aman dari browser mereka, terlepas dari layanan email atau perangkat yang mereka gunakan.  Hal ini untuk memastikan pengalaman yang sederhana dan aman bagi semua pengguna, karena hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi pesan sebenarnya.

Lalu bagaimana cara mengaktifkan enkripsi ujung-ke-ujung di aplikasi Gmail? Pertama-tama pastikan Anda memiliki akun yang mendukung fitur ini. Awalnya, fitur ini tersedia untuk Enterprise Plus dengan add-on Assured Controls atau Assured Controls Plus.

Setelah masuk ke aplikasi yang telah diperbarui, saat membuat pesan baru, ketuk ikon gembok dan pilih opsi 'Enkripsi tambahan'. Kemudian tulis pesan Anda dan lampirkan file seperti biasa. Dengan cara ini, email Anda akan terlindungi dan hanya dapat dibaca oleh penerima yang berwenang.

Jika akun Anda tidak mendukung enkripsi ujung-ke-ujung, jangan khawatir, karena pesan yang ada tetap akan menggunakan enkripsi standar. Ini berarti isi email tetap terlindungi saat dikirim dan diterima, mencegah pihak ketiga mengakses informasi selama proses pengiriman antara perangkat Anda dan server Google.

Melindungi akun Gmail sangat penting untuk menjaga keamanan informasi pribadi dan profesional. Langkah pertama adalah membuat kata sandi yang kuat yang menggabungkan huruf besar dan kecil, angka dan simbol, serta menghindari informasi pribadi yang mudah ditebak.

Disarankan untuk mengganti kata sandi secara berkala dan tidak menggunakan kata sandi yang sama untuk layanan lain. Aktifkan verifikasi dua langkah karena dengan metode ini, selain kata sandi pengguna, pemiliknya juga memerlukan kode yang akan diterima di ponsel atau melalui aplikasi otentikasi setiap kali pengguna masuk pada perangkat baru.

Waspadalah terhadap tautan dan lampiran yang mencurigakan, meskipun tampaknya dikirim oleh kontak yang dikenal. Gmail memiliki filter otomatis untuk mendeteksi upaya phishing, tetapi kehati-hatian pribadi tetap menjadi kunci.

Tinjau aktivitas terbaru akun Anda secara berkala di bagian 'Keamanan' Google, di mana Anda dapat melihat perangkat yang terhubung dan menutup sesi yang mencurigakan.

Terakhir kalau pengguna menangani informasi sensitif, pertimbangkan untuk mengaktifkan enkripsi ujung-ke-ujung jika akun pengguna mengizinkannya.


Editor: Aspian Nur

Tags:

Gaya HidupBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Gaya Hidup.