Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Gaya Hidup

Vaksinasi Dini Cegah Risiko Terserang Penyakit Flu Singapura

Adi Putra
30 Mei 2026
0 views
2 min
Pemberian vaksin sejak bayi bisa memberikan kekebalan tubuh terhadap anak akan serangan flu Singapura. (dokrspi)

KORANKALTIM.COM - Vaksinasi yang dilakukan sejak dini dapat membantu meningkatkan perlindungan terhadap risiko penularan penyakit tangan, kaki dan mulut (Hand, Foot and Mouth Disease/HFMD) atau yang saat ini populer disebut flu Singapura.

Dokter spesialis anak dari Jakarta, Handayani mengatakan, virus penyebab penyakit itu bisa menular melalui droplet (ludah), kontak langsung atau benda-benda yang terkontaminasi.

"Penyebab HFMD ada beberapa, namun yang paling berbahaya adalah Enterovirus 71 atau EV71," kata dokter spesialis anak Royal Hospital Puri itu melansir dari Antaranews.com Sabtu (30/5/2026) hari ini

"Virus ini sangat bandel, karena tidak memiliki kapsul pelindung (non-envelope virus), sehingga mampu bertahan hidup di permukaan benda hingga satu hari penuh," jelasnya.

Virus EV71 dapat mencapai sistem saraf pusat anak dan memicu komplikasi serius seperti dehidrasi berat, kejang, meningitis aseptik, sampai ensefalitis yang berdampak pada gangguan kognitif.

Satu anak yang terserang HFMD bisa menularkan virus kepada 12 anak lainnya. Untuk mencegah penularan virus penyebab flu Singapura itu, vaksin EV71 dapat diberikan kepada anak berusia enam bulan hingga 71 bulan sebanyak dua dosis dengan jeda satu bulan.

Sementara Dokter Visakha Revena Irawan dari Mandaya Royal Hospital Puri mengatakan vaksinasi juga bisa dilakukan pada orang dewasa untuk membangun perlindungan keluarga atau "proteksi kepompong" bagi bayi dan balita yang belum mendapat imunisasi lengkap.

Selain menjalani vaksinasi, penerapan pola hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan, melakukan disinfeksi mainan anak, menjaga asupan gizi dan hidrasi, serta menggunakan masker di ruang publik juga penting untuk mencegah penularan HFMD.


Editor: Aspian Nur

Tags:

Gaya HidupBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Gaya Hidup.